May 10 2017

10 Contoh Kata dan Kalimat Polisemi Beserta Penjelasannya

0 Contoh Kata dan Kalimat Polisemi Beserta Penjelasannya

contoh kalimat polisemi

Pengertian Polisemi

Dalam pelajaran bahasa Indonesia kita mengenal istilah homonim, homofon. homograf, dan polisemi. Pada kesempatan kali ini mimin tidak akan membahas kesemuanya, karena artikel tentang kata homonim, homograf, dan homofon sudah mimin bahas pada artikel yang sebelumnya. Kali ini mimin akan coba membahas mengenai contoh kata dan kalimat polisemi. Sebelum membahasnya lebih jauh alangkah baiknya kita mengetahui pengertian polisemi terlebih dahulu.

Polisemi adalah kata yang mempunyai dua makna atau lebih. Kata polisemi mempunyai lebih dari satu makna. Biasanya untuk membedakan makna satu dan makna yang lain, makna tersebut diknotasikan sehingga mempunyai substansi kata yang berbeda. Supaya lebih mudah dalam memahami apa itu kata polisemi, berikut ini akan mimin berikan contohnya.

Contoh Kata dan Kalimat Polisemi

Berikut ini adalah contoh kata polisemi, perhatikan dengan saksama!

1. Darah      

2. Kunci

3. Bulan

4. Roda

5. Gelap

6. Debu

7. Tangan 

8. Tinggi

9. Bunga

10. Ekor

  1. Pak Haji mengalami kecelakaan tragis setelah melintasi jalur tol Jagorawi sehingga menyebabkan keluarnya darah yang tak kunjung berhenti mengalir di kakinya. Sementara itu, Nina selaku darah daging Pa Haji menangis tersedu melihat kondisi ayahnya yang seperti itu.
    Penjelasan : Kata “darah” yang terdapat padakalimat tersebut memepunyai makna yang berbeda. Kata darah yang pertama merupakan kata yang bermakna tidak keluar dari substansi kata tersebut, artinya itu arti sebenarnya dari kata darah. “Kata” darah yang kedua bermakna konotasi yang menunjukan bukan arti yang sebenarnya dari kata darah.
  2. Karena keteledorannya, Pak Ahmad selaku merbot masjid kehilangan kunci pintu masjid sehingga masjid tidak dapat dibuka. Begitu pula akibatnya ketika berada di kehidupan akhirat nanti jika kita teledor dalam menjalani kehidupan di dunia, maka kita tidak akan dengan mudah menemukan kunci untuk membuka pintu surga.
    Penjelasan : Kata “kunci” yang pertama menunjukan arti kunci yang sebenarnya, yaitu kunci untuk membuka pintu. Kemudian pada kata “kunci” yang kedua, kata tersebut bermakna konotasi dengan menganalogikan kunci tersebut sperti kunci untuk membuka kunci surga.
  3. Di Indonesia terjadi musim kemarau yang cukup panjang yaitu terjadi pada bulan Mei-November. Karena musim kemarau terjadi cukup panjang, setiap malam kita dapat melihat bulan tanpa ada mendung yang menghalangi.
    Penjelasan : Kata “bulan” yang pertama mempunyai makna bulan dalam perhitungan tahun. Kemudian kata “bulan” yang kedua memiliki makna bulan yang sesungguhnya, yaitu satelit yang setia mengorbit bumi.
  4. Sebuah sepeda jika tidak mempunyai roda tentu tidak dapat bejalan, sehingga tidak dapat dikendarai. Dalam kehidupan di dunia ini manusia seperti sedang berada pada roda hidup yang pasti berputar.Penjelasan : Kata roda dalam kalimat tersebut mempunyai makna yang berbeda. Kata “roda” yang pertama menunjukan arti yang sebenarnya yaitu setiap kendaraan pasti mempunyai roda. Kata “roda” yang kedua adalah kata yang bermakna konotasi yaitu roda kehidupan yang kadang di atas dan kadang di bawah.
  5. Sebelum adanya listrik masyarakat seluruh dunia selalu berteman dengan gelap disetiap malam, hingga pada suatu masa ada seseorang yang mampu menemukan listrik sehingga dapat menerangi masyarakat di seluruh dunia dari kegelapan. Seperti buku yang ditulis R.A  Kartini “habis gelap terbitlah terang” yang mampu membawa perubahan yang baik.Penjelasan : Kata “gelap” yang pertama menunjuan arti yang sesungguhnya, yaitu gelap karena tidak ada cahaya yang menerangi. Kata “gelap” yang kedua yaitu kata yang bermakna konotasi yang menunjukan gelap yang bukan tanpa cahaya, melainkan gelap tanpa adanya nasehat kebenaran.
  6. Sebuah kaca yang awalnya bening, setelah sekian lama jika tidak di bersihkan maka akan dipenuhi debu yang menempel sehingga kaca tersebut menjadi kotor. Demikian pula dengan hati manusia akan dipenuhi dengan debu jika kita tidak bisa membersihkan diri dari sifat benci dan dendam yang mengendap di hati.Penjelasan : Kata “debu” yang pertama menunujukan arti yang sebenarnya, yaitu kotoran yang menempel pada cermin. Kata “debu” yang kedua menunjukan makna konotasi yang berarti debu itu sifat-sifat tercela dalam hati manusia.
  7. Ketika terjadi baku hantam, tangan kanan preman ibu kota itu mengalami patah tulang. Begit pula dalam kehidupan sehari-hari, jika kita tidak pandai menjaga tangan kita, maka akan terjadi hal buruk pada diri kita.Penjelasan :Kata “tangan” yang pertama adalah kata tangan yang memiliki arti sebenarnya. Kata “tangan” yang kedua adalah kata yang menunjukan arti konotasi, yaitu kita tidak boleh berbuat semenamena supaya diri kita selamat.
  8. Semakin tinggi pohon menjulang, maka akan semakin kencang pohon diterpa angin. Begitu pula manusia, semakin tinggi pangkat yang dimiliki seseorang, maka akan semakin banyak rintangan yang harus di hadapi.
    Penjelasan : Kata “tinggi” yang pertama menunjukan arti yang sebenarnya dari kata tinggi, kata “tinggi” yang kedua menunjukan arti konotasi yang berarti semakin tinggi pangkatnya seseorang.
  9. Romi mendapatkan penghormatan satu ikat bunga mawar karena teah memenangkan olimpiade tingkat dunia. Romi termasuk bunga bangsa yang telah mengharumkan nama Indonesia.
    Penjelasan : Kata “bunga” yang pertama menunjukan arti yang sebenarnya dari kata bunga seperti bunga mawar. Kata “bunga” yang kedua menunjukan makna konotasi yaitu orang yang telah mengharumkan negeri ini disebut bunga bangsa.
  10. Ekor kalajengking mempunyai racun yang dapat menyengat mangsanya. Bentuk kalajengking juga terdapat pada bentuk bintang yang seolah mempunyai ekor.
    Penjelasan : Kata “ekor” yang pertama menunjukan arti yang sesungguhnya. Kata “ekor” yang kedua bermakna konotasi, yaitu seolah-olah bintang mempunyai ekor.

Nah, dari beberapa contoh diatas kita dapat mengidentifikasi bahwa kata polisemi mempunyai makna yang berbeda jika ditemukan dalam konteks kalimat yang berbeda. Demikialah 10 Contoh Kata dan kalimat Polisemi Beserta Penjelasannya. Sekian yang dapat mimin sampaikan melalui artikel ini semoga dapat membantu anda dalam memberikan informasi yang anda inginkan, dan semoga bermanfaat.

BACA JUGA :

Leave a Reply

Your email address will not be published.