15 Ciri-ciri Hewan Invertebrata dan Filumnya Beserta Penjelasannya

Advertisement

15 Ciri-ciri Hewan Invertebrata dan Filumnya Beserta Penjelasannya

ciri-ciri invertebrata

Pengertian Invertebrata

Hewan seperti serangga, belalang, lebah, laba-laba, cumi-cumi, cacing termasuk dalam hewan invertebrata. Mengapa demikian? mengapa mereka dikelompokkan dalam hewan invertebrata? dalam kesempatan kali ini mimin akan membahas mengenai kelompok hwan invertebrata. Invertebrata termasuk dalam kingdoom animalia. Lantas apakah pengertian invertebrata? Untuk jawaban lebih jelasnya kita perhatikan pernyataan berikut.

Invertebrata atau Avertebrata adalah sebuah istilah yang diungkapkan oleh Chevalier de Lamark untuk menunjuk hewan yang tidak memiliki tulang belakang. Invertebrata mencakup semua hewan kecuali hewan Vertebrata (pisces, reptil, amfibia, aves, dan mamalia). Invertebrata mencakup sekitar 97 persen dari seluruh anggota Kingdom animalia.(wikipedia). Untuk lebih memahami mengenai hewan invertebrata, berikut ini akan mimin sampaikan ciri-ciri Invertebrata dan Contohya Lengkap

15 Ciri-ciri Hewan Invertebrata 

  1. Salah satu yang menjadi chiri khas hewan invertebrata adalah hewan ini tidak memiliki tulang belakang.
  2. Hewan invertebrata umumnya berukuran kecil karena tidak meiliki struktur yang begitu kompleks dalam tubuhnya
  3. Hewan Inverterata tidak memiliki tulang endoskeleton keras.
  4. Invertebrata merupakan organisme multiseluler, akan tetapi tidak memiliki dinding sel.
  5. Invertebrata bereproduksi secara seksual gamet jantan dan gamet betina.
  6. Invertebrata berhabitat di seluruh belahan dunia, mereka mampu bertahan hidup cukup lama karena mudah menyesuaikan dengan lingkungannya.
  7. Ivertebrata termasuk hewan heterotrof, yaitu hewan konsumer yang tidak mampu membuat makanan sendiri.
  8. Kebanyakan hewan porifera bisa bergerak kecuali porifera dewasa.
  9. Hewan inveretebrata memiliki kerangka luar.
  10. Hewan invertebrata tidak memiliki kerangka dalam (internal) yang berupa tulang.
  11. Hewan invertebrata memiliki banyak jaringan
  12. Meskipun kecil hewan invertebrata memiliki tulang tengkorak.
  13. Invertebrata tidak mempunyai paru-paru, akan tetapi bernafas melalui kulitnya.
  14. Tubuh invertebrata dibagi menjadi tiga bagian yaitu, kepala, dada dan perut.
  15. Sistem pernafasan dan sistem morfologi, dan sistem pencernaan lebih sederhana dari pada hewan vertebrata.

9 Filum Hewan Invertebrata dan penjelasannya

Hewan invertebrata(tidak mempunyai tulang belakang) mempunyai 9 filum sebagi berikut.

Advertisement
  1. Protozoa

    Protozoa berasal dari bahasa Yunani yaitu Protos dan Zoo yang artinya “hewan pertama”. Pada zaman purba Protozoa diyakini menjadi hewan pertama yang hidup dipermukaan bumi. Berdasarkan alat geraknya, Protozoa terbagi menjadi 4 kelas yaitu Kelas Rhizopoda (berkaki semu), kelas Flagellata (berbulu cambuk), kelas Cilliata (berambut getar), dan kelas Sporozoa (berspora).
    Protozoa kebanyakan hanya dapat dilihat mellaui mikroskop karena ukurannya yang sangat kecil. Protozoa sendiri kebanyakan hidup didalam air. Secara umum protozoa lebih mirip seperti algae. Protozoa dibedakan dari algae karena tidak berklorofil, dibedakan dari fungi karena dapat bergerak aktif dan tidak memiliki dinding sel. Protozoa terdapat pada air bersih maupun air tanah, lautan bebas, sungai, dan lingkungan berair di seluruh bagian dunia.
    Berikut ini adalah ciri-ciri umum Protozoa
    a. Merupakan organisme uniseluler(bersel satu)
    b. Merupakan organisme eukariotik (memiliki membran nukleus)
    c. Hidup soliter (sendiri) atau koloni (kelompok)
    d. Tidak dapat membuat makanan sendiri (heterotrof)
    e. Hidup bebas saprofit atau parasit.
    f.  Dapat membentuk kista untuk bertahan hidup.
    g. Bergerak dengan, silia, flagela, maupun Pseudopodia.

  2. Porifera

    Porifera dalah hewan multiseluler yaang mempunyai pori-pori yang sangat banyak. Tubuh porifera terdiri dari mesohil yang diapit dua lapisan tipis sel. Porifera tidak memiliki sistem pencernaan, sistem regulasi, maupun sistem pencernaan. Porifera snagt berbeda denan hewan yang lainnya, mekipun demikian porifera termasuk hewan multiseluler, heterotrof, tidak mempunyai dinding sel, dan menghasilkan sperma. Porifera berhabitat dalam laut, mereka bertahan hidup dengan memakan partikel dan bakteri melalui celah celah spons yang ada pada tubuhnya, selain di dalam laut, sebagian dari mereka juga ditemukan hidup di airtawar. Porifera bereproduksi dengan tiga cara yaitu dengan tunas, gemula, dan fragmentasi.

  3. Artropoda

    Artropoda adalah filum yang paling besar dalam dunia hewan dan mencakup serangga, udang, lipan, laba-laba dan hewan sejenis lainnya. Artropoda berarti hewan dengan kaki berbuku-buku, atau hewan yang beruas-ruas. Artropoda biasa ditemukan di laut, air tawar, darat, dan lingkungan udara, termasuk berbagai bentuk simbiosis dan parasit.
    Karakteristik yang membedakan artropoda dengan filum yang lain yaitu: tubuh bersegmen, anggota tubuh bersegmen berpasangan , simetribu bilateral, eksoskeleton berkitin. Secara berkala mengalir dan diperbaharui sebagai pertumbuhan hewan, kanal alimentari seperti pipa dengan mulut dan anus, sistem sirkulasi terbuka, hanya pembuluh darah yang biasanya berwujud sebuah struktur dorsal seperti pipa menuju kanal alimentar dengan bukaan lateral di daerah abdomen.

  4. Annelida 

    Annelida berarti “cincin kecil” annelida adalah hewan yang berbentuk seperti susunan cincin maupun gelang-gelang, annelida sebagian besar biasa hidup di lingkungan basah, seperti laut, sungai, danau dan di tanah basah. dalah filum luas yang terdiri dari cacing bersegmen, dengan sekitar 15.000 spesies modern, antara lain cacing tanah, pacet dan lintah.

  5. Coelenterata

    Coelenterata adalah hewan invertebrata yang mempunyai rongga dengan bentuk tubuh seperti tabung dan mulut yang dikelilingi oleh tentakel. Berikut ini adalah Coelenterata.
    a. Tubuh simetri radial,mempunyai rongga gastrovaskuler.
    b. Habitat di laut dan di air tawar.
    c. Membentuk tubuh polip dan medusa
    d. Mempunyi sel penyengat yang disebut nematokist.
    Klasifikasi Coelenterata dibagi menjadi tiga yaitu Hydrozoa, Scypozoa, Anthozoa.

  6. Platyhelmintes

    Platyhelmintes disebut juga cacing pipih. Berikut adalah ciri-cirinya.
    a. Tubuh pipis simetris bilateral
    b. Saluran pencernaan belum sempura belum mempunyai sistem respirasi dan peredaran darah.
    c. Alat ekskresi dengan sel api (Flame cell)
    d. Sistem saraf berpa ganlion.
    e. Biasanya hidup di laut, danau, sungai, dan di lingkungan lembab
    f.  Bersifat parasit dan menempel pada organisme lain.

  7. Mollusca

    Mollusca merupakan binatang tripoblastik selomata, tubuh tidak bersegmen, memiliki mantel dan pada umunya mempunyai cangkok. Habitat di air tawar, air laut, dan darat. mollusca di bagi memjadi tiga kelas yaitu, Gastropoda, Chepalopodha, dan pelecypoda. Mollusca mempunyai peranan sebagi berikut. Sumber protein misalnya keong, bekicot, cumi,cumi. Menghasilkan mutiara seperti tiram mutiara,

  8. Nemathelmintes

    Nemathelmintes beranggotakan cacing gilig yang berbentuk silinder memanjang. Tidak beruas-ruas.Nemathelminthes memiliki tubuh berbentuk bulat panjang seperti  benang dengan ujung-ujung yang meruncing. Cacing ini memiliki rongga tubuh semu. Nemathelminthes umumnya memiliki ukuran tubuh yang mikroskopis, namun ada pula yang mencapai panjang 1 meter. Individu betina berukuran lebih besar daripada individu jantan.

  9. Echinodermata

    Echinodermata merupakan hewan berkulit duri. Bentuk tubuh dewasa simetris radial, larva simetris bilateral. bergerak menggunakan kaki amburakral. Habitat di laut. Echinodermata dibagi dalam lima kelas yaitu, Asterodia (bintang laut) , Echinoidea(landak laut), Opiuroidea (bintang ular laut, Crinoidea (leli laut), dan Holothuroidea (mentimun laut.

Invertebrata merupakan hewan yang sangat mudah untuk kita temukan di seluruh hamparan bumi. Karena begitu banyaknya sebagian dari mereka dapat kita makan dan mempunyai banyak manfaat bagi tubuh seperti,cumi,cumi, keong, udang dan masih banyak lagi, akan tetapi ada sebagian dari mereka yang justru malah membahayakan kita seperti protozoa. Nah demikianlah  sekian yang dapat mimin sampaikan semoga bermanfaat.

Advertisement

Leave a Reply

Your email address will not be published.