4 Contoh Simbiosis Protokooperasi Beserta Penjelasannya

Advertisement

4 Contoh Simbiosis Protokooperasi Beserta Penjelasannya

Pengertian Protokooperasi

Dalam usaha mempertahankan hidupnya, makhluk hidup selalu mempunyai cara untuk berinteraksi dengan makhluk hidup lainnya bahkan dengan lingkungannya. Terdapat beberapabentuk interaksi makhluk hudup dengan makhluk hidup lainnya. Seperti simbiosis mutualisme, komensalisme, amensalisme, parasitisme dan protokooperasi. Pada kesempatan kali ini, mimin akan membahas mengenai simbiosis kooperasi. Sebelum membehasnya lebih jauh, alangkah baiknya kita mengetahui pengertiannya terlebih dahulu.

Simbiosis berasal dari bahasa Yunani sym yang berarti dengan dan biosis yang berarti kehidupan.Simbiosis merupakan interaksi antara dua organisme yang hidup berdampingan. Simbiosis merupakan pola interaksi yang sangat erat dan khusus antara dua makhluk hidup yang berlainan jenis.(wikipedia).

Simbiosis Protokooperasi adalah hubungan timbal balik atau pola interaksi makhluk hidup satu dengan makhluk hidup yang lainnya. Keduanya saling mengutntungkan, akan tetapi interaksi tersebut tidak menjadi suatu keharusan, artinya jika kedua makhluk hidup tersebut tidak saling berinteraksi tidak sampai mengganggu kelangsungan hidupnya.

Nah, dari pengertian di atas dapat kita pahami bahwa simbiosis protokooperasi hampir sama dengan simbiosis mutualisme. Persamaannya kedua simbiosis tersebut saling menguntungkan. Perbedaanya yaitu simbiosis protokooperasi tidak menjadi suatu keharusan, sedangkan pada simbiosis mutualisme menjadi suatu keharusan bagi makhluk hidup untuk bertahan hidup. Untuk lebih memahami tentang simbiosis protokooperasi, perhatikan contoh berikut ini.

Advertisement
  1. Burung Jalak dengan Kerbau
    Kerbau dengan burung jalak

    Pola interaksi yang mereka terapkan adalah simbiosis protokooperasi. Burung jalak memakan kutu-kutu yang terdapat pada tubuh si kerbau. Sedangkan si kerbau juga mendapat keuntungan yaitu berkurangnya jumlah kutu yang menempel pada tubuhnya. Simbiosis ini termasuk pola interaksi yang menguntungkan kedua belah pihak. Hubungan timbal balik ini tidak menjadisuatu keharusan. Jika burung jalak tidak hinggap di tubuh kerbau, maka burung jalak dapat mencari makanan di tempat lain. Hal tersebut tidak mempengaruhi kelangsungan hidup burung jalak. Begitu juga dengan kerbau tidak akan terganggu kelangsungan hidupnya jika burung jalak tidak hinggap di tubuhnya.

  2. Burung Bangau dengan Gajah atau Kudanil
    Gajah dengan burung jalak

    Diketahui bahwa sering kali burung bangau hinggap di tubuh gajah bahkan kudanil. Mereka mencari makan dari kutu-kutu yang berada di tubuh gajah maupun kudanil, tidak jarang mereka juga memakan sel-sel kulit mati yang berada di ubuh gajah. Disebuah savana yang cukup luas yang biasanya terdapat berbagai binatang pemangsa seperti singa dan harimau keberadaan burung bangau di tubuh gajah/kudanil cukup membantu mereka untuk mendeteksi adanya bahaya yang mengancam keberadaan meraka. Hubungan timbal balik ini cukup menguntungkan bagi kedua belah pihak, namun tidak menjadi suatu keharusan, Karena tanpa adanya burung bangau yang singgah di tubuh gajah/kudanil, mereka tetap bisa hidup. Begitu juga dengan burung bangau, tanpa mereka mencari makan di tubuh gaja/kudanil mereka bisa mencari makan di tempat lain.

  3. Hubungan Burung Oxpecker dengan Kuda Zebra

    zebra dengan burung
    Hubungan burung oxpecker dengan kuda zebra tidak jauh berbeda dengan hubungan burung bangau dengan gajah. Mereka saling menguntungkan. Burung oxpecker memakan kutu dan parasit yang hidup ditubuh kuda zebra. Kuda zebra juga diuntungkan dengan keberadaan burung oxpecker karena kutu dan parasit yang hidup ditubuh kuda zebra terkurangi, bahkan hilang. Selain itu keuntungan yang di dapat kuda zebra adalah bisa menghindar dari pemangsa, karena burung oxpecker selalu memberikan sinyal-sinyal tanda bahaya. Hubungan timbal balik ini tidak menajdi suatu keharusan, artinya jika salah satu dari mereka mati, tidak akan berpengaruh pada kelangsungan hidup hewan lainnya.

  4. Burung Plover dengan Buaya
    burung plover dengan buaya

    Burung plover sering hinggap dan mencari makanan dari sisa-sisa makanan di mulut buaya. Sedangkan buaya di untungkan dengan keberadaan burung plover karena dapat membersihkan sisa-sisa makanan dari mulut buaya. Burung polver adalah burung yang suka makan daging sisa makanan predator seperti buaya. Namun kelangsungan hidup burung polver tidak akan berpengaruh jika tidak mendapatkan sisa-sisa makanan dari mulut buaya. Selain itu kelangsungan hidup buaya tidak akan berpengaruh jika burung plover tidak hinggap di mulutnya. Hubungan timbal balik tersebut tidak menjadi suatu keharusan, maka hbungan tersebut dinamakan simbiosis protokooperasi.

Nah, dari beberapa keterangan dan contoh diatas dapat kita pahami bahwa simbiosi protokooperasi adalah hubungan timbal balik antara dua makhluk hidup yang sama-sama menguntungkan, akan tetapi tidak menjadi suatu keharusan, artinya kelangsungan  hidup satu hewan dengan hewan yang lainnya tidak akan terganggu jika salah satu mereka mati. Nah demikianlah 4 Contoh Simbiosis Protokoopersi Beserta Penjelasannya. Sekian yang dapat mimin sampaikan melalui artikel ini semoga dapat membantu anda dalam memberikan informasi yang anda butuhkan. Semoga bermanfaat, dan terimakasih telah membaca.

BACA JUGA : 

Advertisement

Leave a Reply

Your email address will not be published.