8 Contoh Simbiosis Amensalisme Lengkap Penjelasannya

Advertisement

8 Contoh Simbiosis Amensalisme Lengkap Penjelasannya

Pengertian Simbiosis Amensalisme

Dalam usahanya mempertahankan hidupnya, makhluk hidup pasti butuh berinteraksi dengan lingkungannya maupun dengan makhluk hidup yang lainnya. Pada kesempatan kali ini, mimin akan membahas simbiosis komensalisme. Sebelum kita membahasnya lebih jauh alangakah baiknya kita mengetahui pengertian simbiosis terlebih dahulu. Perhatikan pernyatan berikut.

Simbiosis berasal dari bahasa Yunani sym yang berarti dengan dan biosis yang berarti kehidupan.Simbiosis merupakan interaksi antara dua organisme yang hidup berdampingan. Simbiosis merupakan pola interaksi yang sangat erat dan khusus antara dua makhluk hidup yang berlainan jenis.(wikipedia).

Makhluk hidup heterotrof maupun autrotof selalu membutuhkan makhluk hidup yang lain untuk terus mempertahankn hidupnya. Dari pengertian diatas dapat kita pahami bahwa sismbiosis adalah hubungan atau pola interaksi makhluk hidup. Lantas apakah pengertian simbiosis komensalisme? Perhatikan pengertian berikut ini.

Simbiosis Amensalisme adalah hubungan timbal balik antara dua makhluk hidup dimana satu pihak dirugikan sedangkan pihak lain tidak dirugikan dan juga tidak diuntungkan (tidak terjadi apa-apa). Untuk lebih memahami mengenai simboisis amensalisme, perhatikan contoh berikut.

Advertisement

Contoh Simbiosis Amensalisme

  1. Gulma dengan Tanaman Padi
    Gulma dan Tanaman Padi

    Gulma dapat menghambat pertumbuhan dan perkembangan tanaman padi. Gulma merupakan tumbuhan pengganggu yang dapat menurunkan hasil tanaman yang dibudidayakan bila tidak dikendalikan secara efektif. Selain itu juga gulma merupakan salah satu faktor biotik yang menyebabkan kehilangan hasil panen. Gulma menyaingi tanaman dalam pengambilan unsur hara, air, ruang dan cahaya. Pada tanaman padi gulma sering kali menjadi masalah yang cukup serius karena dapat mengganggu dan berpengaruh terhadap produktuvitas hasil panen.
    Tumbuhan gulma yang mengganggu tanaman dalam pertumbuhan dan perkembangan tanaman budidaya (misalnya padi)meneybabkan tanaman gulma dijadikan sebagai musuh petani karena dengan adanya gulma secara otomatis menurunkan hasil dari produksi pertanian. Persaingan antara gulma dengan tanaman budidaya dalam mengambil unsur-unsur hara dan air dari dalam tanah dan penerimaan cahaya matahari untuk proses fotosintesis, menimbulkan kerugian-kerugian dalam produksi baik kualitas maupun kuantitas
    Pada simbiosis ini tanaman padi mengalami kerugian, sedangkan gulma tidak dirugikan dan tidak diuntungkan.

  2. Pohon Walnut dengan Tumbuhan Lainnya
    Walnut

    Tumbuhan yang hidup disekitar pohon walnut tidak dapat bertahan hidup cukup lama, karena pohon walnut menghasikan senyawa alelopati. Alelopati didefinisikan sebagai suatu fenomena alam dimana suatu organisme memproduksi dan mengeluarkan suatu senyawa biomolekul (disebut alelokimia) ke lingkungan dan senyawa tersebut memengaruhi perkembangan dan pertumbuhan organisme lain di sekitarnya.
    Hal ini dilakukan untuk memenangkan kompetisi nutrisi dengan tanaman lain yang berbeda jenis. Oleh karen itu, alelopati dapat diaplikasikan sebagai pembasmi gulma sehingga mengurangi penggunaan herbisida sintetik yang berbahaya bagi lingkungan.
    Dalam timbal balik ini tumbuhan disekitar pohon walnut yang dirugikan, sedangkan pohon walnut tidak dirugikan dan juga tidak diuntungkan (tidak terjadi apa-apa).

  3. Dinoflagellata dengan Fitoplankton

    Dinoflagellata adalah mikroorganisme yang termasuk golongan alga. Mikroorganisme ini memiliki bentuk yang unik dan terkadang memiliki bentuk yang mirip dengan jenis alga lainnya. Beberapa jenis dinoflagellata memiliki bentuk yang sangat mirip dengan diatome.
    Dinoflagellata
    Dinoflagellata adalah organism bersel tunggal. Dinoflagellata menghasilkan senyawa alelokimia yang yang merugikan fitoplankton dan binatang laut lainnya. Dinoflagellata juga menyebabkan air laur menjadi kemerah-merahan. Ada beberapa jenis cangkangnya mengandung fosfor sehingga memendarkan cahaya di malam hari. Didalam sitoplasma terdapat plastid yang berisi pigmen klorofil dan pigmen cokelat kekuning-kuningan. Ganggang ini berkembang biak dengan pembelahan sel. Pada sistem timbal balik ini Fitoplankton dan binatang laut lainnya mengalami kerugian bahkan kematian karena keberadaan Dinoflagellata, sedangkan dinoflagellata tidak mengalami kerugian dan keuntungan (tidak berpengaruh apa-apa terhadap Dinoflagellata).

  4. Pohon Pinus dengan Tumbuhan Lainnya
    Pohon pinus

    Pohon pinus dalam menerapkan pola interaksi dengan lingkungannya  juga menimbulkan senyawa alelopati sehingga dapat menggagu kelangsungan hidup tumbuhan yang berada di sekitarnya. Hal inilah yang menyebabkan disekitar pohon pinus jarang sekali ditemukan pohon-pohon yang lainnya, yang hanya adalah sejenis rumput-rumputan. Tanaman yang rentan terhadap senyawa alelokimia dari tanaman lainnya dapat mengalami gangguan pada proses perkecambahan, pertumbuhan, serta perkembangannya. Fungsi dari senyawa alelokimia tersebut belum diketahui secara pasti, namun beberapa senyawa tersebut dapat berfungsi sebagai pertahanan terhadap herbivora dan patogen tanaman.

  5. Pohon Mangga dengan Rumput Teki
    pohon mangga dengan rumput teki

    Siapa sangka mangga juga mneghasilkan senyawa alelopati yang dapat menghambat rumput teki disekitar lahan yang ditanami pohon mannga. Pada rumput teki perkembangannya akan terhambat total jika pohon mangga sedang berproses memproduksi senyawa alelopati. Pada hubungan timbal baik ini, rumput teki sebagai pihak yang dirugikan, sedangkan mangga sebagai pihak yang tidak dirugikan dan tidak diuntungkan (tidak berpengaruh apa-apa terhadap kelangsungan hidup pohon mangga).

  6. Brokoli dengan Kembang Kol
    Brokoli

    Residu brokoli dapat mencegah fungi Verticillium penyebab penyakit layu pada beberapa tanaman sayur, contohnya kembang kol dan brokoli sendiri. Hal ini pihak yang dirugikan adalah kembang kol, gejalanya yaitu kembang kol cepat layu. Dalam interaksi ini brokololi tidak diuntungkan dan juga tidak dirugikan dengan keberadaan kembang kol (tidak terjadi apa-apa terhadap kelangsungan hidup brokoli).

  7. Lantana dengan Gulma Anggur
    Lantana

    Saliara (Lantana camara) adalah jenis tumbuhan berbunga dari familia Verbenaceae yang berasal dari wilayah tropis di Amerika Tengah dan Selatan. Lantana juga menghasilkan senyawa alelopati yang dapat berpengaruh terhadap pertumbuhan dan perkembangan gulma anggur, dan gulma-gulma lainnya. Gulma anggur menjadi pihak yang dirugikan. Sedangkan Lantana sebagai pihak yang tidak dirugikan dan tidak diuntungkan.

  8. Tumbuhan Lamtoro/kemladingan dengan Gandum atau kunir
    Kemladingan

    Tanaman Leucaena yang ditanam secara bersilangan dengan tanaman pangan di dalam sistem tumpang sari dapat mengurangi hasil panen gandum dan kunir, namun meningkatkan hasil panen jagung dan padi. Pada hubungan timbal balik ini, gandum dan kunir sebagai pihak yang dirugikan sedangkan kemadingan tidak dirugikan dan tidak diuntungkan.

Nah, dari beberapa penjelasan dan contoh simbiosis amensalisme diatas dapat kita pahami bahwa simbiosis amensalisme adalah hubungan timbal balik antara dua makhluk hidup dimana satu pihak dirugikan sedangkan pihak lain tidak dirugikan dan juga tidak diuntungkan (tidak terjadi apa-apa). Demikianlah 8 Contoh Simbiosis Amensalisme Lengkap Penjelasannya. Sekian yang dapat mimin sampaikan melaui artikel ini semoga dapat membantu anda dalam memberikan informasi yang anda butuhkan. Semoga bermanfaat dan terimakasih telah membaca.

Advertisement

Leave a Reply

Your email address will not be published.