Nov 23 2017

Contoh Kata dan Kalimat Stilistik Lengkap !!

Contoh Kata dan Kalimat Stilistik Lengkap !!


Gambar : (Contoh Kalimat Stilistik; “Kopi hitam buatanmu sangat manis, sampai aku tidak tahan saat meminumnya seperti biji mahoni”)

Mengakujenius.com – Pada kesempatan kali ini kami akan membahas mengenai kata stilistik/stilistika. Dalam memahami makna kata dalam bahasa Indonesia, kita mengenal makna kata seperti makna leksikal, makna gramatikal, makna konseptual, dan makna kontekstual. Nah, pada artikel kali ini mimin akan membahas mengenai makna kata stilistik dan contohnya secara ringan dan mudah dipahami. Namun sebelum kita membahasnya lebih jauh, alangkah baiknya kita mengetahui beberapa penjelasan berikut ini.

Pengertian Makna Kata Stilistik

Makna stilistik adalah makna yang terjadi akibat pemakaian gaya bahasa tertentu. Dalam kata stilistik digunakan gaya bahasa yang dipilih oleh penulis yang berfungsi memengaruhi ketebalan emosi pada setiap pilihan kata yang diucapkan. Sehingga pemakaian kata yang dipilih akan memengaruhi pembaca. Makna stilistik sering digunakan penulis atau penyair untuk memperindah tulisan dan memberikan kesan tertentu. Hal inilah yang menjadikan makna stilistik berkaitan erat dengan karya sastra. Banyak sekalikarya sastra yang menggunakan makna stilistik sebagai ruh dalam tulisan penyair-penyair terkenal.  Makna stilistik sendiri terdiri dari beberapa macam makna, yaitu makna stilistik  perbandingan, makna stilistik pertautan, makna stilistik perulangan, dan makna stilistik pertentangan.

Jika kita bicara lebih lanjut mengenai stilistik, maka tidak akan bisa terlepas dengan cabang ilmu stilistika yang merupakan cabang ilmu linguistik yang menitikberatkan pada analisis gaya bahasa atau majas. Stilistika sendiri diambil dari kata dalam bahasa Inggris yakni style yang berarti “gaya”. Kajian mengenai gaya bahasa dapat mencakup gaya bahasa lisan, namun stilistika cenderung melakukan kajian bahasa tulis termasuk karya sastra. Stilistika mencoba meneliti dan memahami mengapa si penulis cenderung menggunakan kata-kata atau gaya bahasa tertentu. Seperti misalnya seorang penyair/penulis menggunakan kata-kata sebagai wakil dari pemikirannya, dan setiap peyair memiliki gaya bahasa sendiri-sendiri.

Berikut ini adalah macam-macam makna Stilistik 

Contoh Kata dan kalimat Stilistik Perbandingan

  1. Sungguh tak tahu balas budi anak itu bagai air susu dibalas dengan air tuba.
  2. Kau ini pemelas jangan harap bisa mendapatkan si bunga desa yang cantik jelita bagai pungguk merindukan bulan.
  3. Kau sudah di rawat seperti anak sendiri, tapi sekarang kau malah mengkhianati kami bagai kacang lupa kulitnya.
  4. Janganlah cemberut dan marah-marah lagi karena itu membuat wajahmu kecut sekali.
  5. Tetaplah tersenyum meski masalah seperti benang bondet.
  6. Meski saudara kandung, sifat yang kau miliki berbeda sekali dengan adikmu, seperti langit dan bumi.
  7. Kasih ibu abadi sepanjang masa bagai sang surya menyinari dunia.
  8. Kita harus memiliki pendirian yang kuat, jangan seperti air di atas daun talas.
  9. Kau ini sungguh tidak punya malu, di tengah musibah yang melanda kau tega memanfaatkan keluarga kami bagai memancing di air keruh.
  10. Hidup tanpa pedoman hidup yang jelas bagaikan berjalan di dalam kegelapan.
  11. Lakukanlah dengan senang hati hobi-hobimu itu, jangan sampai melakukan hal yang tidak kamu suka, karena itu bagaikan menelan duri.
  12. Kedua anak perempuan itu sama-sama cantik bagai pinang di belah dua.
  13. Kedua pengantin yang bersanding di pelaminan itu bagai Rama dan Shinta.
  14. Janganlah suka mencari dan mengolok-olok orang orang lain karena itu sama halnya kamu memakan daging saudaramu sendiri.
  15. Bayi yang baru lahir itu bagaikan kertas putih yang masih suci belum ternoda dosa.
  16. Apa yang saya nasehatkan padamu tidak pernah kamu dengarkan bagai bicara dengan patung.
  17. Vendi dan Vini selalu bertengkar bagai kucing dan anjing.
  18. Wajamu sangat cantik seperti matahari yang bersinar di pagi hari.
  19. Kepalaku sudah sangat pusing dan panas bagai kompor meleduk.
  20. Tubuh Munir sangat tinggi bagai tiang yang menjulang.

Contoh Kata dan Kalimat Stilistik Pertautan

  1. Pak Tono tidak bisa lepas dari pengaruh Gudang Garam dari hidupnya. (Gudang Garam = rokok).
  2. Ayah membeli Toyota setelah gajinya naik karena naik pangkat. (Toyota = Mobil).
  3. Andi memamerkan Honda keluaran terbaru 2017. (Honda = motor).
  4. Dia selalu mengoleksi Samsung keluaran tebaru karena ia memang penggemarnya. (Samsung = Samrtphone).
  5. Mata Najwa mengunjungi pulau Bali dalam waktu dekat ini dan akan mengadakan talk show di sana. (Mata Najwa = acara TV).
  6. Dia pergi tanpa meninggalkan jejak kaki sekalipun. (Jejak kaki = tanda-tanda)
  7. Sudah dua bulan dia tidak kelihatan batang hidungnya. (batang hidung = orangnya).
  8. Sungguh dia tidak punya hati telah membunuh temanya sendiri. hati = perasaan).
  9. Dalam satu kelas terdapat 25 kepala yang harus membaya uang kas. (kepala = orang).
  10. Dalam sejarah, Italia tidak olos dalam kualifikasi piala dunia. (italia = tim sepak bola)
  11. Kelapa banyak tumbuh di sekitar pantai dan pesisir. (kelapa = pohon).
  12. Slank kembali menggelar konser terbesar di Asia Tenggara. (Slank = Band Rock)
  13. Wanita-wanita sekarang diperbolehkan turut berperan dalam pembagunan bangsa hasil dari perjuangan Kartini.
  14. Janji para pemenang pemilu hanyalah janji semata seperti tong kosong. (tong kosong = omong kosong)
  15. Para Tunawisma mendapat bimbingan dari pemerintah daerah. (Tunawisma = orang yang tidak punya rumah).
  16. Ayah membeli tiga roda sebanyak 15 karung untuk pembangunan rumah (tiga roda = semen).
  17. Kita butuh Gus dur untuk bisa memberikan toleransi yang baik terhadap sesama. (pemimpin).
  18. Kakak memasak Indomie rasa soto. (mie instan)
  19. Saya selalu membawa Coca cola saat berlatih senam. (minuman)
  20. Kupu-kupu malam masih berkeliaran di peinggiran kota besar jakarta. (wanita tuna susila/pelacur).

Contoh Kata dan Kalimat Stilistik Perulangan

  1. Apa yang ku lakukan selalu membuatmu marah, apa yang ku lakukan selalu membuatmu kecewa, apa yang kulakukan selalu membuatmu tersinggung, begitulah orang kalau sudah benci.
  2. Kau selalu membuatku tertawa, kau selalu membuatku tersenyum, kau selalu membuatku bahagia.
  3. Terimalah kekecewaan, terimalah kesalahan dan kekurangan, namun jangan terima ketidakadilan.
  4. Kami ditugaskan untuk menjagamu, merawatmu, mendampingimu, dan menemanimu kawan.
  5. Kita harus belajar, belajar, dan belajar lagi untuk lebih dewasa.
  6. Demi perjuangan Indonesia kita harus berlatih, berlatih, dan berlatih tanpa kenal lelah.
  7. Kaulah pelangi, kau lah mentari, dan kau lah embun yang menemani setiap pagiku.
  8. Jangnlah rakus, janganlah serakah, janganlah gegabah jika tidak ingin terjerumus dalam liang dosa.
  9. Stiap malam aku merindumu, setiap malam aku memikirkanmu, setiap malam aku menunggu hadirmu.
  10. Bekerja, bekerja , bekerja adalah kata-kata semangat yang selalu ia ucapkan.
  11. Menunggu, menunggu, dan menunggu itu sangat melelahkan.
  12. Sepi itu senja, sepi itu mala, dan sepi itu banyangan.
  13. Menunju sendu, menunju pilu, menuju hari yang penuh dengan menunggu.
  14. Menanti, menanti, dan menanti iutlah yang selalu kulakukan dalam setiap waktu ku.
  15. Hujan lagi, hujan lagi, hujan lagi, padahal jmuran belum ada yang kering.
  16. Setetes madu, setetes susu, setetes rindu, setetes kalbu.
  17. Kau buatkuterjatu dan terjatuh lagi, kau buatku merasakan yang tak terjadi.
  18. Semua yang terbaik dan yang terlewati, semua yang terhenti tanpa kuakhiri.
  19. Tetapi hatiku selalu meninggikanmu, selalu meninggikanmu, selalu meninggikanmu.
  20. pergilah, pergilah, pergilah dan janganpernah kembali lagi.

Contoh Kata dan Kalimat Stilistik Pertentangan

  1. Sungguh indah tulisanmu sampai aku tidak dapat membacanya.
  2. Aku merintih menahan tangis di atas kebahagiaanmu dengan dirinya.
  3. Sangat sopan tutur katamu hingga kata-kata kotor selalu keluar dari mulutmu.
  4. Aku merasa asing bahkan di kampung halamanku sendiri.
  5. Bau mulutnya seperti melati merekah sampai kami harus menutup hidung ketika bicara dengannya.
  6. Dingin sekali siang ini sampai-sampai kulitku menjadi hitam terbakar sinar matahari.
  7. Pak Mamat terkenal dermawan sampai sampai kita meminjam uang seribu perak pun dia tidak rela.
  8. Kamarmu sangat rapih sekali, sampai kaos kaki tergeletak dimana-mana.
  9. Mampirlah sejenak ke gubug reotku ini (padahal rumahnya bagus seperti istana).
  10. Kopi hitam buatanmu sangat manis, sampai aku tidak tahan saat meminumnya seperti biji mahoni.
  11. Sungguh merdu suaramu, hingga telinga ini sakit saat mendengarnya.
  12. Badanmu sangat seksi dan langsing, sampai-sampai yang kau pakai tidak muat semua.
  13. Dia adalah murid kesayangan Pak guru, sampai-sampai 3 kali tidak naik kelas.
  14. Lembut sekali tanganmu, sampai tanganku tergores saat kau elus.
  15. Panjang sekali rambutmu, sampai-sampai tidak tersisa satu helai pun.
  16. Enak sekali sayur yang kau buat sampai-sampai tidak ada rasa lain selain asin.
  17. Cepat sekali kau datang kemari, hingga aku tertidur berjam-jam menunggumu.
  18. Sungguh bersih udara di kota Jakarta hingga udara penuh asap kendaraan.
  19. Kamu kurus sekali sampai-sampai kursi rubuh karena kau duduki.
  20. Gaya hidupmu sangat irit sekali, hingga semua barang di toko baju kamu beli semua.

Nah, dari beberapa penjelasan di atas kita telah mengetahui mengenai contoh makna kata stilistik. Demikianlah Contoh Kata dan Kalimat Stilistik Lengkap !!. Sekian yang dapat kami sampaikan pada artikel kali ini semoga dapat membantu anda dalam memberikan informasi yang akurat dan semoga bermanfaat. Jagan lupa share ya guys. 😀

Leave a Reply

Your email address will not be published.