Fungsi Pemilihan Umum dalam Masyarakat Demokratis

Advertisement

Fungsi Pemilihan Umum dalam Masyarakat Demokratis

Gambar ; Gubernur DKI Jakarta, Anies-Sandi waktu kampanye

Mengakujenius.com – Pada kesempatan kali ini kami akan membahas mengenai fungsi pemilihan umum dalam masyarakat demokratis. Dalam kehidupan berbangsa dan bernegara yang menerapkan sistem demokrasi, pemilihan umum bukanlah hal yang tabu. Pada artikel kali ini mimin akan mencoba membahasnya secara ringan dan mudah dipahami. Sebelum kita membahasnya secara lebih rinci, alangkah baiknya kita mengetahui beberapa pemaparan berikut ini.

Pengertian Pemilihan Umum (Pemilu)

Pemilihan umum adalah suatu proses pemilihan orang untuk mengisi jabatan tertentu, seperti pemilihan presiden, pemilihan gubernur, pemilihan bupati, dan lain-lain. Pemilu diselenggarakan dalam rangka mewujudkan gagasan kedaulatan rakyat yang sebenar-benarnya serta mengukuhkan sistem pemerintahan demokrasi. Karena rakyat tidak mungkin memerintah negara secara langsung, oleh karena itu, diperlukan cara untuk memilih wakil yang akan mewakili rakyat dalam menjalankan roda pemerintahan suatu negara selama jangka waktu tertentu.

Meski adanya pemilihan umum belum tentu menjadikan negara itu sebagai negara demokratis, tapi hanya pemilu yang demokratislah yang mampu membentuk negara demokrasi. Agar sistem demokrasi dalam suatu negara dapat berjalan dengan lancar, pemilu harus dijalankan dengan cara yag demokratis, yaitu pemilu dengan corak yang kompetitif. Sejatinya, pemilu adalah sebagai alat demokrasi yang sah jika diterapkan secara gotong royong. Dalam negara demokratis, pemilu sebagai alat demokrasi yang dijalankan secara adil,jujur, bersih, bebas, dan kompetitif.

Pemilu menjadi ajang rakyat untuk memilih pemimpin-pemimpin pilihannya. Pemilu yang baik adalah pemilu yang meningkatkan kesadaran politik rakyat melalui kejelasan problem dan alternatif politik, serta sebagai stimulasi pendorong kompetisi kekuasaan politik, dan yang paling penting adalah pembentukan oposisi yang mampu menjalankan kontrol.

4 Fungsi Pemilihan Umum

Pemilu sebagai sarana demokrasi politik memiliki empat fungsi sebagai berikut ini

Advertisement
  1. Fungsi Perwakilan Politik

    Prosedur rakyat dalam memilih dan mengawasi pemerintah. Melalui pemilihan umum, rakyat memilih wakil-wakilnya yang akan duduk di lembaga legislatif. Wakil-wakil itu akan menjalankan kedaulatan yang didelegasikan kepadanya. Pemilu merupakan proses pemungutan suara secara demokratis untuk seleksi anggota perwakilan dan juga organ pemerintahan. Fungsi ini sebagai fungsi perwakilan politik.

  2. Legitimasi Politik

    Pemerintahan yang terbentuk melalui pemilu memang menjadi pilihan rakyat sehingga memiliki keabsahan. Pemerintahan yang absah akan merumuskan program dan kebijakan yang akan ditaati oleh rakyat. Rakyat akan tunduk dan taat sebagai konsekuensi atas pilihan dan partisipasi politik yang telah dilakukan. Dalam sistem dedmokrasi , kehendak rakyat merupakan dasar bagi keabsahan pemerintah. Suara rakyat merupakan dasar atas pemerintahan yang sah

  3. Mekanisme Pergantian Elit Politik

    Dengan pemilihan umum, rakyat dalam kurun waktu tertentu dapat mengganti elit politik dengan yang lainnya berdasarkan pilihannya. Putusan tersebut bergantung pada penialian rakyat terhadap kinerja para elit politik di masa menjavbat. Jika para elit politiktidak mampu memenuhi syaaratdan harapan-harapan rakyat, maka ia cenderung tidak akan dipilih lagi oleh rakyat yang kemudian menggantinya dengan elite politik yang baru dan dapat diandalkan.

  4. Fungsi Pendidikan Politik

    Pemilu juga berfungsi sebagi pendidikan politik bagi rakyatnya. Fungsi pendidikan politik melalui pemilu merupakan pendidikan yang bersifat langsung, terbuka, dan massal karena dapat  meningkatkan pemahaman dn kesadaran masyarakat dalam berdemokrasi. Melalui fungsi pendidikan politik inilah pemilu berperan sebagai sarana pengembangan budaya politik demokratis. Oleh sebab itu pemilu harus dilaksanakan secara demokratis demi mencegah budaya apatis dalam masyarakat. Budaya politik partisipan harus benar-benar diterapkan.

Dalam pemilu yang demokratis mutlak diperlukan prinsip demokrasi. Prinsip-prinsip demokrasi dapat terwadahi dalam pemilu demokratis, sedangkan pemiludemokratis akan mengembangkan serta mengukuhkan prinsip-prinsip demokrasi.

Baca Juga : Prinsip-Prinsip Demokrasi Lengkap

Nah, dari beberapa penjelasan di atas kita dapat mengetahui mengenaai fungsi pemilihan umum dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Demikianlah Fungsi Pemilihan Umum dalam Masyarakat Demokratis. Sekian yang dapat kami sampaikan pada artikel kali ini semoga dapat membantu anda dalam memberikan informasi. Jangan lupa share ya 😀

Advertisement

Leave a Reply

Your email address will not be published.