Sistem Peredaran Darah Terbuka dan Tertutup Beserta Penjelasannya

Advertisement

Sistem Peredaran Darah Terbuka dan Tertutup Beserta Penjelasannya

Sistem Peredaran Darah Terbuka dan Tertutup

Dalam tubuh manusia terdapat sistem peredaran yang bekerja untuk memompa darah dari jantung ke seluruh tubuh dan mengalirkan darah dari tubuh ke jantung. Sistem tersebut yang membuat manusia tatap dapat bertahan hidup. Pada kesempatan kali ini mimin akan membahas mengenai sistem peredaran darah terbuka dan sistem peredaran darah tertutup. Sebelum kita membehasnya labih jauh, alangkah baiknya kita mengetahui pengertian sistem peredaran darah terlebih dahulu.

Pengertian Sistem Peredaran Darah

 

Menurut Wikipedia Sistem peredaran darah atau sistem kardiovaskular adalah suatu sistem organ yang berfungsi memindahkan zat ke dan dari sel. Sistem ini juga menolong stabilisasi suhu dan pH tubuh (bagian dari homeostatis).

Ada dua jenis sistem peredaran darah: sistem peredaran darah terbuka, dan sistem peredaran darah tertutup. sistem peredaran darah, yang merupakan juga bagian dari kinerja jantung dan jaringan pembuluh darah (sistem kardiovaskuler) dibentuk. Sistem ini menjamin kelangsungan hidup organisme, didukung oleh metabolisme setiap sel dalam tubuh dan mempertahankan sifat kimia dan fisiologis cairan tubuh.

  1. Pertama, darah mengangkut oksigen dari paru-paru ke sel dan karbon dioksida dalam arah yang berlawanan (lihat respirasi).
  2. Kedua, yang diangkut dari nutrisi yang berasal pencernaan seperti lemak, gula dan protein dari saluran pencernaan dalam jaringan masing-masing untuk mengonsumsi, sesuai dengan kebutuhan mereka, diproses atau disimpan.

Metabolit yang dihasilkan atau produk limbah (seperti urea atau asam urat) yang kemudian diangkut ke jaringan lain atau organ-organ ekskresi (ginjal dan usus besar). Juga mendistribusikan darah seperti hormon, sel-sel kekebalan tubuh dan bagian-bagian dari sistem pembekuan dalam tubuh.(wikipedia)

 

Sistem Peredaran Darah ada dua macam yaitu sistem peredaran terbuka dan sistem peredaran darah tertutup.

A. Sistem Peredaran Darah Terbuka

Sistem peredaran darah terbuka adalah peredaran darah yang cukup sederhana dimana jantung mengalirkan darah ke seluruh tubuh dengan cara mengalirkan darah ke rongga-rongga tubuh. Sistem peredaran darah terbuka tidak menggunakan pembuluh darah dalam mengedarkan sirkulasi darah. Pada sistem peredaran darah terbuka, biasanya pembuluh darah belum terbentuk secara sempurna sehingga penyaluran darah terkadang tanpa melewati pembuluh darah. Pembuluh darah terhubung dengan sinus terbuka karena tidak ada jantung yang sejati atau kapiler. Aliran darah sangat lambat.

sitem pembuluh darah belalang

Salah satu hewan dengan sistem peredaran darah terbuka adalah hewa arthropoda (hewan berbuku-buku) seperti belalang, laba-laba, udang dan lain-lain. Pada hewan-hewan tersebut pembuluh darah bertekanan rendah dan prosesnya membutuhkan sedikit energi. Jadi tidak heran sistem pembuluh darah terbuka dimiliki hewan sepeti serangga karena memiliki sistem metabolisme yang cukup lambat.

Sistem peredaran darah sejatinya berfungsi membawa cairan yang berupa nutrisi-nutrisi untuk memenuhi kebutuhan hidup suatu makhluk hidup, tidak terkecuali pada manusia dan hewan.

Advertisement

Peredaran darah pada hewan berfungsi membawa cairan ke seluruh tubuh baik itu berupa darah maupun hemolimfa. Darah mengalir dalam pembuluh darah dan hemolimfa mengalir ke dalam rongga tubuh (hemocoel). Hemolimfa merupakan cairan berisi sel darah atau hemosit.

Mayoritas hewan invertebrata memiliki sistem peredaran darah terbuka seperti serangga yang sebagian terdapat cairan intersisial ( cairan yang mengisi ruan antar sel) dalam tubuh mereka. Berbanding terbalik dengan hewan vertebrata yang telah memiliki sistem peredaran darah tertutup.

B. Sistem Peredaran Darah Tertutup

Sistem Peredaran darah tertutup adalah peredaran darah dimana sirkulasinya melalui pembuluh darah sejati yaitu yang terdiri dari pembuluh arteri, vena, dan kapiler. Sistem peredaran darah ini memilki aliran darah yang cukup deras karena adanya pemompa darah yaitu jantung sejati. Darah membawa nutrisi dan zat-zat yang diperlukan oleh tubuh.

Pada umumnya, makhluk hidup yang memiliki sistem peredaran darah terbuka adalah makhluk hidup yang memiliki struktur tubuh yang sangat kompleks seperti manusia dan hewan bertulang belakang(vertebrata). Dalam setiap organ tubuhnya memiliki kapiler untuk mengedarkan oksigen dan penyedia makanan. Sistem peredaran darah tertutup berfungsi membawa oksigen dari paru-paru untuk di edarkan ke seluruh tubuh.

Sistem peredaran darah annelida

Adapun hewan yang tidak bertulang belakang (invertebrata) yang memiliki sistem peredaran darah tertutup adalah Annelida (cacing bersegmen). Contohnya adalah (Lumbricus terrestris). Pada cacing tanah ini, sistem peredaran darahnyanya terdiri dari cairan darah, beberapa pembuluh darah. Cacing ini telah memiliki jantung, akan tetapi dengan struktur yang sederhana.

 

Cacing ini memiliki sistem peredaran darah tertutup dengan kapiler-kapiler dalam tubuhnya yang terdapat di seluruh tubuh. Darah cacing sudah memiliki hemoglobin yang terlarut dalam protoplasma sel darah merahnya. Jantung cacing merupakan bagian dari aorta yang berdinding otot tebal sehingga dapat berkontraksi. Jantung cacing disebut juga jantung pembuluh atau lengkung aorta karena bentuknya yang melengkung.

Jantung memompa darah dari bagian dorsal (punggung) ke pembuluh darah ventral (perut), lalu ke seluruh tubuh. Pertukaran udara terjadi di kapiler-kapiler yang tersebar di permukaan kulit di seluruh tubuh. Dinding kulit cacing lembap dan tipis sehingga memungkinkan terjadinya pertukaran udara. Setelah melalui seluruh tubuh, darah akan kembali ke bagian dorsal tubuh, menuju jantung untuk kemudian dipompakan lagi ke seluruh tubuh.

Perbedaan Sistem Peredaran darah terbuka dan tertutup

Sistem Peredaran Darah terbuka

  1. Sistem peredaran darahnya masih sederhana
  2. Mengalirkan darah melalui rongga-rongga yang terdapat dalam tubuh karena belum mempunyai sistem pembuluh darah sejati.
  3. Belum memiliki jantung dan kapiler sejati.
  4. Darahnya mengalir cukup lambat karena tekanan darahnya rendah.
  5. Terdapat pada mayoritas hewan tidak bertulang belakang (invertebrata)

Sistem Peredaran Darah Tertutup

  1. Sistem peredaran darahnya kompleks yang terdiri dari vena, arteri, dan pembuluh kapiler.
  2. Mengedarkan darah melalui pembuluh-pembuluh darah.
  3. Mempunyai kapiler dan jantung sejati untuk memompa darah.
  4. Darahnya mengalir cukup deras karena tekanan darah tinggi.
  5. Terdapat pada manusia dan mayoritas hewan bertulang belakang (vertebrata).

Nah, dari berbagai keterangan di atas dapat dengan mudah kita identifikasi yang mana yang termasuk sistem peredaran darah terbuka dan sistem peredaran darah tertutup. Demikianlah beberapa penjelasan mengenai Sistem Peredaran Darah Terbuka dan Tertutup Beserta Penjelasannya. Sekian yang dapat mimin sampaikan melalui artikel ini semoga dapat membantu anda dalam memberikan informasi yang anda butuhkan. Terimakasih telah membaca.

Advertisement

Leave a Reply

Your email address will not be published.