12 Ciri-ciri Energi Potensial dan Energi Kinetik Lengkap

12 Ciri-ciri Energi Potensial dan Energi Kinetik Lengkap

Ciri-ciri energi potensial

Pada kesempatan kali ini mimin akan membahas mengenai energi potensia dan energi kinetik. Mungkin sebagian dari anda sudah pernah mempelajarinya ketika duduk di bangku sekolah. Nah, pada artikel kali ini mimin akan mencoba mebahsnya secara ringan dan mudah dipahami. Sebelum kita membahasnya lebih jauh, alangkah baiknya kita mengetahui beberapa penjelasan berikut ini.

Pengertian Energi Potensial

Energi potensial adalah energi yang memperngaruhi benda karena posisi (ketinggian) benda tersebut yang mana kecenderungan tersebut menuju tak terhingga dengan arah dari gaya yang ditimbulkan dari energi potensial tersebut. Satuan SI untuk mengukur usaha dan energi adalah Joule (simbol J).

Sebutan “energi potensial” pertama kali dikemukakan oleh seorang teknik dan fisikawan berkebangsaan Skotlandia, William Rankine.

Energi potensial elastis adalah energi potensial dari sebuah benda elastis (contohnya adalah busur panah) yang mengalami perubahan bentuk karena adanya tekanan atau kompresi. Akibatnya adalah akan ditimbulkannya gaya yang akan berusaha untuk mengembalikan bentuk benda tersebut ke bentuk awalnya. Jika tekanan/renggangan ini dilepas, maka energi ini akan berpindah menjadi energi kinetik.

Ciri-ciri Energi Potensial

Berikut ini adalah ciri-ciri energi potensial

  1. Energi potensial gravitasi dimiliki benda karena posisi relatifnya terhadap bumi
  2. Setiap benda yang memiliki energi potensial gravitasi dapat melakukan kerja apabila benda tersebut bergerak menuju permukaan bumi
  3. Jika suatu benda memiliki potensi dalam melakukan usahanya, maka benda tersebut memiliki energi potensial.
  4. Energi potensial adalah energi yang tersimpan dalam suatu benda karena ketinggiannya.
  5. Energi potensial juga dipengaruhi oleh percepatan gravitasi bumi dan tempat ketinggian benda.
  6. Semakin tinggi dan semakin besar massa benda, maka energi potensialnya semakin besar.
  7. Berlaku sebaliknya, jika massa benda semakin kecil dan ketinggian benda semakin rendah, maka energi potensialnya semakin kecil.
  8. Jika benda terletak di atas tanah, maka energi potensialnya nol. Jadi energi potensial selalu berkaitan dengan letak ketinggian benda.

Ep = m g h

Ep = energi potensial, joule
h = ketinggian benda, meter
g = percepatan gravitasi bumi, 9,8 m/s2 atau 10 m/s2
m = massa benda, kg

Pengertian Energi Kinetis

Energi kinetis atau energi gerak (juga disebut energi kinetik) adalah energi yang dimiliki oleh sebuah benda karena gerakannya. Energi kinetis sebuah benda didefinisikan sebagai usaha yang dibutuhkan untuk menggerakkan sebuah benda dengan massa tertentu dari keadaan diam hingga mencapai kecepatan tertentu.

Energi sebuah benda merupakan usaha yang dibutuhkan sebuah benda untuk menggerakkan sebuah benda dengan massa tertentu dari keadaan diam hingga mencapai kecepatan tertentu. Energi ini sama dengan jumlah usaha yang diperlukan untuk menyatakan kecepatan dan rotasinya yang dimulai dari benda dalam keadaan diam. Intinya, energi ini merupakan energi gerak yang dihasilkan oleh setiap benda.

Ciri-ciri Energi Kinetik

Berikut ini adalah ciri-ciri energi kinetik

  1. Setiap objek yang bergerak pasti memiliki energi kinetik (gerak).
  2. Gerak yang dihasilkan bervariasi, bisa horizontal dan vertikal.
  3. Gerak enrginya dipengaruhi oleh berat benda.
  4. Semakin cepat benda bergerak maka semakin besar energi kinetiknya.

Beberapa contoh energi kinetik yaitu misalnya sebuah planet berputar mengelilingi matahari, sebuah ari yang mengalir di sungai atau air terjun jatuh ke bawah, dan sebuah kendaraan yang bergerak. Contoh dari energi gerak yang lainnya yaitu misalnya bola yang menggelinding di lantai, electron bergerak mengelilingi inti, seseorang yang berjalan atau berlari, dan masih banyak contoh lainnya. Intinya, segala sesuatu yang bergerak itu pasti memanfaatkan energi gerak. Dan pastinya dalam kehidupan sehari-hari yang kita lakukan pasti melakukan banyak gerakan, tak mungkin tanpa gerakan.

Cara Menghitung Energi Kinetik

Rumus untuk menghitung energi kinetik (EK) pun sangat sederhana yakni menggunakan rumus berikut ini

EK = 0,5 x mv2

Keterangan :

EK = Energi Kinetik.
m = Massa
v = Kecepatan.
Sedangkan jawaban dari energi kinetik itu sendiri harus ditulis dalam satuan joule (J). Joule setara dengan 1 kg v* m2/s2.

Nah, dari beberapa penjelasan di atas kita dapat dengan mudah memahami tentang energi potensial dan energi kinetik. Demikianlah 12 Ciri-ciri Energi Potensial dan Energi Kinetik Lengkap. Sekian ynag dapat mimin sampaikan melalui artikel kali ini semoga dapat membantu anda dalam memberikan informasi. Terimakasih sudah berkenan membaca semoga bermanfaat.

Advertisements

Leave a Reply

Your email address will not be published.