14 Ciri-ciri Sistem Ekonomi Sosialis dan Pengertiannya Lengkap

14 Ciri-ciri Sistem Ekonomi Sosialis dan Pengertiannya Lengkap

Ciri-ciri Sistem Ekonomi Sosialis

Pengertian Sistem Ekonomi 

Dalam menjalankan kegiatan ekonomi suatu negara harus benar-benar mempertahankan segala aspek yang dapat memajukan perekonomian suatu negara, selai itu juga harus bisa mengendalikan roda ekonomi supaya terjaga kestabilannya. Pada kesempatan kali ini mimin akan membahas mengenai sitem ekonomi Sosialis. Cukup banyak hal yang harus mimin sampaikan disini supaya Anda benar-benar memahami tentang sistem ekonomi sosialis, ciri-ciri, kelebihan, dan kekurangannya. Sebelum kita membahasnya lebih jauh alangkah baiknya kita mengetahui pengertian sistem ekonomi sosialis terlebih dahulu.

Sistem perekonomian adalah sistem yang digunakan oleh suatu negara untuk mengalokasikan sumber daya yang dimilikinya baik kepada individu maupun organisasi di negara tersebut. Perbedaan mendasar antara sebuah sistem ekonomi dengan sistem ekonomi lainnya adalah bagaimana cara sistem itu mengatur faktor produksinya.(Wikipedia)

Pengertian Sistem Ekonomi Sosialis

Sistem ekonomi sosialis adalah sistem ekonomi dimana pemerintah memiliki kendali penuh dalam kegiatan perekonomian, termasuk kepemilikan, laba, dan alokasi sumberdaya untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan pemerintah. Dalam penerapannya, sistem ekonomi sosialis bisa memberlakukan pemerataan pendapatan setiap warga negaranya. Namun hak itu juga berpengaruh terhadap kapasitas dan kualitas sumberdaya manusia yang sulit berkembang karena terlalu dikekang oleh-kebijkan-kebijakan pemerintah. Di negara yang menganut sistem ekonomi sosialis, hak-hak individu maupun swasta tidak diakui oleh negara, sehingga tidak jarang terjadi kesewenang-wenangan pemerintah terhadap rakyatnya. Hal inilah yang memicu segala tindak kekerasan yang akan merugikan rakyatnya.

14 Ciri-ciri Sistem Ekonomi Sosialis

Ciri-ciri sistem ekonomi sosialis adalah sebagai berikut

  1. Pemerintah berkuasa penuh terhadap pengaturan kegiatan ekonomi meyangkut produksi, distribusi, maupun konsumsi.
  2. Pemerintah bertanggung jawab penuh terhadap segala kebijakan perekonomian termasuk harga barang.
  3. Pemerintah dapat dengan mudah mengendalikan dampak kegiatan ekonomi seperti inflasi dan pengangguran.
  4. Pasar dalam negeri berjalan dengan lancar.
  5. Distribusi pendapatan atau kemakmuran rakyat merata.
  6. Pelaksanaan pembangunan lebih mudah dilaksankan karena mudahnya pengawasan yang dilakukan oelh pemerintah.
  7. Negara yang menerapkan sistem ekonomi sosialis tidak mengenal hak milik perorangan maupun swasta.
  8. Semua modal dan faktor produksi dimiliki pemerintah.
  9. Individu maupun kelompok tidak mampu berkembang bebas dalam kegiatan perekonomian karena segalanya diatur oleh pemerintah.
  10. Keseluruhan alat produksi, maupun sumber produksi dimiliki oleh pemerintah.
  11. Masyarakat tidak bebas memiliki sumber daya ekonomi, semuanya dikendalikan oleh pemerintah.
  12. Mematikan inisiatif masyarakat untuk berkembang (inovasi dan kreativitas).
  13. Muncuknya pasar gelap atau penyelundupan (black market) akibat pembatasan yang ketat terhadap kegiatan ekonomi oleh pemerintah.
  14. Segala sesuatu yang telah ditetapkan olrh pemerintah di anggap paling benar.

Sistem ekonomi sosialis sangat erat kaitannya dengan sistem sosial dan ekonomi yang ditandai dengan kepemilikan sosial dari alat-alat produksi dan manajemen koperasi ekonom. Sistem ekonomi sosialis identik dengan negara-negar yang menganut idealisme komunisme, dimana segala kebijakan negara berada di tangan penguasa. Hal ini yang membuat negara-negara yang berhaluan komunis sangat menutupdiri dengan negara-negar lain yang berbeda pandangan ideologinya. Semboyan yang selalu mereka suarakan adalah”sama rata sama rasa”. Jadi tidak heran jika mereka tidak berinteraksi denga negara-negara di dunia.

Meski dalam sistem ekonomi sosialis hak-hak individu dikekang oleh pemerintah, warga negaranya terkesan makmur karena mendapatkan pendapatan yang merata dari kegiatan perekonomian yang dikelola oleh pemerintah. Demikianlah sebuah sistem pasti ada kekurangan dan keebihannya masing-masing. Tenetu sebuah negara dalam menetapkan sistem yang mereka anut telah mempertimbangkan segala aspek jika hendak menerapkannya. Nah itulah 14 Ciri-ciri Sistem Ekonomi Sosialis dan Pengertiannya Lengkap. Sekian yang dapat mimin sampaikan melaui artikel ini semoga dapat membantu anda dalam memberikan informasi yang anda butuhkan. Semoga bermanfaat dan terimaksih.

Advertisements

Leave a Reply

Your email address will not be published.