17 Ciri-ciri Pteridophyta (Tumbuhan Paku) dan penjelasannya

17 Ciri-ciri Pteridophyta (Tumbuhan Paku) dan penjelasannya

17 Ciri-ciri Pteridophyta (Tumbuhan Paku) dan penjelasannya

Pengertian Pteridophyta

Pteridophyta berasal dari bahasa Yunani. diambil dari kata pteron berarti “sayap atau bulu” dan phyta yang berarti “tumbuhan”. Pteridophyta disebut juga tumbuhan paku. Pada kesempatan kali ini mimin akan membahas tentang tumbuhan paku. Mungkin sebagian dari anda sudah pernah mendengar, bahkan mempelajari materi tentang tumbuhan paku yang pernah dibahas ketika SMA. Namun mungkin sebagian ada yang sulit dipahami, disini mimin akan mencoba membahasnya.

Tumbuhan paku adalah tumbuhan dengan sistem pembuluh sejati. Akan tetapi tumbuhan paku tidak pernah menghasilkan biji untuk reproduksi seksualnya. Tumbuhan paku melepaskan spora sebagai alat memperbanyak diri. Tumbuhan ini menyerupai kelompok organisme seperti lumut dan fungi. Tumbuhan paku biasanya tumbuh ditempat yang lembab. Namun sebagian dari tumbuhan pakua ada yang tumbuh ditempat yang berair. Tumbuhan paku tersebar di berbagai belahan dunia.

Bentuk morfologi tumbuhan paku bermacam-macam, yaitu sesuai dengan adaptasi. Yang menjadi salah satu ciri khas tumbuhan paku adalah berkembang biak dengan spora, meski telah memiliki akar, batang dan daun seperti tumbuhan berbiji. Tumbuhan paku berbeda dengan tumbuhan lumut karena telah memiliki sistem pembuluh xylem dan floem yang berfungsi sebagai jaringan pengangkut. Supaya lebih jelas dan lebih mudah dalam memahaminya, berikut ini adalah ciri-ciri umum tumbuhan paku (pteridophyta).

17 Ciri-ciri Pteridophyta (Tumbuhan Paku)

Berikut ini adalah ciri-ciri tumbuhan paku

  1. Pteridophyta merupakan organisme multiseluler
  2. Termasuk organisme eukariotik (memilki dinding sel)
  3. Pteridophyta mempunyai klorofiil sehingga dapat membuat makanan sendiri (autotrof)
  4. Memiliki dua fase generasi, yitu sporofit  atau menghasilkan spora gametofit atau menghasilkan sel kelamin.
  5. Tumbuhan paku memiliki dinding sel yang dilapisi selulosa. Selulosa merupakn komponen struktural utama yang membentuk dinding sel.
  6. Pteridophyta memiliki pembuluh angkut xylem dan floem.
  7. Tumbuhan memiliki dua tipe daun, yaitu dau tropofil yang berfungsi untuk fotosintesis, dan daun sporofil berfungsi untuk membentuk spora.
  8. Tumbuhan paku disebut juga cormophyta berspora, yaitu sudah memiliki akar, batang, dan daun sejati.
  9. Tumbuhan paku bereproduksi secara aseksualdenagn cara pembentukan gammae. dan bereproduksi secara seksual yaitu dengan pembentukan gamet jantan dan gamet betina.
  10. Gametogonuim jantan (anteredium) menghasilkan spermatozoid, dan gametogonium betina mneghasilkan sel telur(ovum).
  11. Tumbuhan paku hidup di berbagai tempat di belahan bumi, biasanya hidup ditempat yang lembab.
  12. Sebagian dari tumbuhan paku ada yang hidup diperairan, dan menempel pada tumbuhan lainnya.
  13. Tumbuhan paku yang masih muda, daunnya menggulung.
  14. Batangnya bercabang-cabang, dan sebagian ada yang berkayu.
  15. Tumbuhan paku mempunyai akar yang dilindungi kaliptra. Kaliptra adalah bagian ujung akar yang digunakan untuk menembus tanah dan bebatuan. Kaliptra disebut juga tudung akar.
  16. Berdasarkan jenis spora, tumbuhan paku dibedakan menjadi tiga, yaitu (paku homospora, paku heterospora, paku peralihan).
  17. Ukuran dan bentuk struktur tubuhnya bervariasi, ada yang sangat kecil hanya setinggi 2cm dan ada yang mencapai tinggi 5meter.

Jika kita mengamati di daerah dataran tinggi maupun pegunungan, maka akan kita temukan banyak sekali jenis tumbuhan paku. Dari tumbuhan paku yang memiliki batang bercabang hingga tumbuhan paku yang batangnya sejajar dengan tanah. Batang tumbuhan paku tersebut seperti akar, dan biasa disebut rizoma. Batang ini ditutup serabut yang berfungsi sebagai pelindung. Rizoma berbentuk bersisik dan beruas-rus yang dapat menjalar kesegala arah. yang kemudian akan membentuk tumbuhan paku yang baru. Sedangkan daun tumbuhan paku ada yang berbentuk tungal, majemuk dan menyirip ganda.

Nah, demikianlah 17 Ciri-ciri Pteridophyta (Tumbuhan Paku) dan penjelasannya. Sekian yang dapat mimin sampaikan melaui artikel ini semoga dapat memebantu anad adalam membantu anda dalam memberikan informasi yang anda butuhkan. Dan terimakasih telah membaca.

Advertisements

Leave a Reply

Your email address will not be published.