6 Macam-macam Pronomina (Pengertian, dan Contoh) Lengkap

6 Macam-macam Pronomina (Pengertian, dan Contoh) Lengkap

macam-macam pronomina

Pada kesempatan kali ini mimin akan membahas mengenai pronomina. Pronomina sering kali digunakan untuk menjelaskan sesuatu tanpa menunjuk nama sesuatu tersebut. Dalam artikel ini, mimin juga akan menjelaskan jenis-jenis dan contoh pronomina. Sebelum kita membahasnya lebih jauh, alangkah baiknya kita mengetahui pengertiannya terlebih dahulu. Perhatikan pernyataan berikut.

Pengertian Pronomina

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) kata yang dipakai untuk mengganti orang atau benda; kata ganti seperti aku, engkau, dia. Sedangkan menurut Wikipedia Bahasa Indonesia, Pronomina atau kata ganti adalah jenis kata yang menggantikan nomina atau frasa nomina. Contohnya adalah saya, kapan, -nya, ini. Nah, dari pernyataan di atas kita dapat menyimpulkan bahwa pronomina adalah kata yang digunakan untuk menunjukan kata ganti terhadap subjek atau objek tertentu.

Macam-macam Pronomina

Berikut ini adalah macam-macam kata ganti (pronomina) lengkap beserta contohnya:

 

  1. Kata Ganti Orang (pronomina persona)

    kata ganti orang adalah kata ganti yang hanya bisa digunakan untuk menunjukan kata ganti orang. Pada pronomina persona terdapat kata ganti yang menunjukan orang pertama seperti aku,saya dan ada kata ganti yang menggantikan orang kedua seperti (anda, kamu) dan ada kata ganti yang menunjukan orang ketiga seperti (ia, dia mereka). Semua kata ganti mempunyai kegunaan yang berbeda-beda sesuai dengan konteks kalimatnya. Berikut ini adalah macam-macam pronomina persona beserta contohnya. Perhatikan pernyataan berikut ini.
    Kata ganti orang pertama ada dua macam yaitu kata ganti orang pertama tunggal dan kata ganti orang pertama jamak.
    a. Kata Ganti Orang Pertama tunggal : Saya, aku, daku, diriku.
    Pronomina persona tunggal “saya” biasanya lebih sering digunakan dalam kalimat yang lebih formal sehingga dapat menampakkan kesopanan, seperti dalam pidato dan sambutan. kemudian kata ganti “aku, daku” biasanya digunakan dalam kalimat yang sifatnya tidak formal dan lebih digunakan dalam pengungkapan hal yang sifatnya pribadi, sehingga kata ganti tersebut dapat kita temukan dalam karya sastra sepserti prosa, puisi, cerpen, novel dan lain-lain. Berikut ini adalah contoh penggunaan pronomina tunggal.

    – “Saya harap ramadhan tahun ini semakin banyak orang yang bersedekah”
    -“Terimakasi telah memberi tahu saya
    -“Terus terang saya merasa tersanjung atas jamuan ini”
    -“Aku tak bisa tidur malam ini”
    -“Hari ini hari yang menyebalan bagi diriku
    -“Daku tak bisa hidup tanpamu”

    b. Kata Ganti Orang Pertama jamak : Kami
    Kata ganti orang pertama jamak (lebih dari satu) adalah “kami”. Kata kami sering digunakan dalam kalimat yang lebih formal, sama halnya dengan saya. Perhatikan contoh berikut ini.

    -“Kami sekeluarga berlibur ke Surabaya minggu lalu”
    -“kami akan berusaha memberikan pelayanan yang terbaik untuk pelanggan”
    -“Kami harap, anda semua berkenan hadir dalam undangan buka bersama nanti malam”

    c. Kata Ganti Orang Kedua tunggal : Kamu, Anda
    Kata ganti orang kedua sering digunakan untuk menyebut orang yang kita ajak bicara. Perhatikan contoh di bawah ini.

    -“Kamu kalo ke sekolah berangkat jam berapa?”
    -“Terimakasih, kamu orangnya baik sekali”
    -“Kamu bekerja di bidang apa?”
    -“Terimakasih atas partisipasi anda dalam pembangunan sekolah ini”
    -“Saya harap, anda dapat bekerja dengan baik di perusahaan ini”
    -“Kepuasan anda adalah pelayanan terbaik kaimi”

    d. Kata Ganti Orang Kedua jamak : Kalian, anda
    Kata ganti orang kedua jamak adalah kata ganti yang digunakan untuk orang yang kita ajak bicara lebih dari satu (banyak). Kata anda dapat digunakan untuk menyebut orang kedua tunggal dan jamak. Perhatikan contoh berikut ini.

    -“Semoga anda mendapatkan manfaat dari yang saya sampaikan”
    -“Anda dapat mencoba menerapkan pola sehat dirumah”
    -“Sekiranya anda semua kurang berkenan, saya mohon maaf”
    -“Untuk kalian yang masih di bawah umur, dilarang melakukan adegan yang berbahaya”
    -“Semoga perjalanan kalian selamat sampai tujuan”
    -“Kalian luar biasa hebat dapat menari secara kompak dan rapi”

    e. Kata Ganti Orang Ketiga : Dia, ia, beliau, mereka
    Kata ganti orang ketiga adalah kata ganti yang digunakan untuk menyebut orang yang dibicarakan. terdapat pengecualian bahwa kata ganti “ia” tidak hanya digunakan untuk menyebut orang saja, tapi juga bisa digunakan untuk menunjuk benda. Perhatikan contoh berikut.

    -“Produk Samsung, ia sangat mamanjakan konsumen”
    -“Kemarin, dia pergi bersama pacarnya ke taman kota”
    -“Dia adalah ketua kelas, jadi tidak heran dia selalu menjadi andalan”
    -“Beliau adalah kepala sekolah, jadi semua perintahnya selalu di patuhi oleh para siswa”
    -“Mereka di hukum karena tidak mengerjakan PR”
  2. Kata Ganti Penunjuk

    Kata ganti penunjuk adalah kata ganti yang digunakan untuk menunjuk sesuatu Kata ganti penunjuk yaitu, (ini, itu, anu, sini, sana, siitu). Perhatikan contoh berikut ini.

    -“Anak kecil berusia 3 tahun telah menghafal Al-Qur’an 30 Juz, Ini adalah hal yang menakjubkan”
    -“Kuda hitam, itulah sebutan yang tepat untuk Persela Lamongan yang berlaga di liga Indonesia”
    -“Dia kesini bersama neneknya tadi siang”
    -“Danau toba adalah danau yang indah, disana terdapat pemandangan gunung yang cukup tinggi”
  3. Kata Ganti Pemilik

    Kata ganti pemilik digunakan untuk menunjuk kepemilikan seseorang. Termasuk kata ganti pemilik adalah (ku, -mu, -nya. Untuk -nya). Kata ganti pemilik tidak hanya digunakan untuk menunjukan orang(personal) saja. Perhatikan contoh berikut ini

    -“Kucing ini milikku, setelah aku membelinya dari rumah kucing”
    -“Motormu aku pinjam dahulu sementara waktu”
    -“Kalajengking adalah binatang yang beracun, ekornya memiliki bisa”
    -“Adik menagis tak henti-henti, kemudia aku membelikan es krim untuknya
  4. Kata Ganti Penanya

    Kata ganti penanya adalah kata ganti yang berfungsi menanyakan benda, waktu, tempat, keadaan, atau jumlah,dsb. Misalnya (apa, kapan, mengapa, siapa, bagaimana, berapa, di mana, ke mana.) Perhatikan contoh berikut ini.

    -“Siapakah yang menemani perjalanmu pulang kampung?”
    -“Apa yang kau bawa ketika bepergian jauh?”
    -“Mengapa dia menangis tersedu?”
    -“Kapan kamu berkungjung lagi ke kampung halamanmu ini?
    -“Bagaimana bisa dia meninggalkanmu sendirian?”
    -“Berapa jumlah uang yang kamu bawa ketika berlibur di pulau Bali”
    -“Kemana kau akan pergi untuk merantau?”
  5. Kata Ganti Penghubung

    Kata ganti penghubung adalah kata ganti yang digunakan untuk menghubungan sesuatu yang sedang dibicarakan”. Termasuk kata ganti penghubung adalah (yang, serta) Perhatikan contoh berikut ini.

    -“Dia adalah anak yang nakal karena suka mencuri mangga tetangga”
    -“Semua kegiatan sekolah yang menentukan adalah kepala sekolah”
    -“Dokter adalah pekerjaan yang mulia serta bermanfaat untuk orang lain”
  6. Kata Ganti Tak Tentu

    Kata ganti tak tentu adalah kata ganti yang digunakan untuk menunjuk hal secara umum yang belum jelas kekhususannya. Kata ganti tak tentu adalah (barang siapa). Kata ganti tak tentu biasanya digunakan untuk memberikan petuah atau nasehat untuk orang banyak tanpa menebut nama, kelompok atau golongan tertentu sehingga menggunakan kata “barang siapa”. Perhatikan contoh berikut ini

    -“Barang siapa dapat menjaga mulutnya supaya tidak menyakiti orang lain, maka ia akan terhindar dari api neraka”
    -“Barang siapa memutus tali persaudaraan, maka tidak akan masuk surga orang tersebut”.
    -“Barang siapa berbuat baik kepada sesama, maka pahalanya akan berlipat ganda pada bulan puasa”.

Demikianlah 6 Macam-macam Pronomina (Pengertian, dan Contoh) Lengkap. Sekian yang dapat mimin sampaikan melalui artikel ini semoga dapat membantu anda dalam memberikan informasi yang anda butuhkan. Semoga bermanfaat, dan terimakasih telah membaca.

Advertisements

Leave a Reply

Your email address will not be published.