7 Ciri-ciri Pantun (Pengertian, Contoh, dan Jenis) dan Penjelasannya Lengkap

7 Ciri-ciri Pantun (Pengertian, Contoh, dan Jenis) dan Penjelasannya Lengkap

ciri-ciri pantun

Pada kesempatan kali ini mimin akan membahas mengenai pantun. ungkin sebagian dari kalian telah mengetahui mengenai pantun. Nah, pada artikel kali ini mimin akan mencoba membahasnya secararingan dan mudah di pahami. Dan tentunya mimin akan membahasnya secara lengkap dan rinci yang meliputi 7 Ciri-ciri Pantun (Pengertian, Contoh) dan Penjelasannya Lengkap. Sebelum membahasnya lebih jauh, alangkah baiknya kita mengetahui pengertiannya terlebih dahulu. Perhatikan pernyataan berikut ini.

Pengertian Pantun

Pantun merupakan salah satu jenis puisi lama yang sangat luas dikenal dalam bahasa-bahasa Nusantara. Pantun berasal dari kata patuntun dalam bahasa Minangkabau yang berarti “petuntun”. Dalam bahasa Jawa, misalnya, dikenal sebagai parikan, dalam bahasa Sunda dikenal sebagai paparikan, dan dalam bahasa Batak dikenal sebagai umpasa. (Wikipedia)

Pantun merupakan salah satu karya sastra lisan yang masih populer sampai saat ini. Pantun pada mulanya dipopulerkan oleh sastrawan yaitu raja Ibrahim datuk kaya muda riau. Beliau adalah salah satu sastrawan yang hidup sezaman dengan raja Ali Haji yang terkenal dengan gurindam 12 nya. Kemudian seiring perkembangan watu, pantu tetap populer hingga sekarang. Pantun merupakan karya sastra yang mampu pengaruh baik kapada diri sendiri. Contoh pengaruh baik terhadap diri sendiri adalah menumbuhkan dan meningkatkan kemampuan bahasa serta meningkatkan kreativitas dalam berbahasa. Sedangkan dampak baik terhadap orang lain adalah mampu memberikan nasehat dengan cara yang santun, selain itu pantun juga bersifat menghibur

Jenis-jenis Pantun

Pantun berdasarkan keterkaitan sampiran dan isi

  1. Pantun Mulia 
    Pantun mulia adalah pantun yang memiliki keterkaitan sampiran dan isi. Kata-kata yang diungapkan pada sampiran merupakan indikasi keterkaitan terhadap isi.
  2. Pantun tak Mulia
    pantun tak mulia adalah pantu yang tidak memiliki keterkaitan antara sampiran dan isi. Pantun tak mulia adalah lawan dari pantun mulia.

Pantu berdasarkan isi

  1. Pantun Anak-anak
    Adalah pantun yang bersisi tentang keceriaan anak-anak. Pantun anak-anak menunjukan kegembiraan dan kebahagiaan yang cocok dengan kehidupan anak kecil.
  2. Pantun Persahabatan
    Adalah pantun yang berisi tentang kisah-kisah persahabtan. Biasanya mengungkapkan tentang hubungan baik dengan teman atau sahabat.
  3. Pantun Nasehat
    Adalah pantun yang berisi tentang nasehat-nasehat yang digunakan untuk memberikan saran kepada orang lain.
  4. Pantun Agama 
    Adalah pantun yang berisi tentang hal-hal yang menyangkut keagamaan. Tidak jarang pantun agama biasanya berisi petuah-petuah dan ajakan menuju kebajikan.
  5. Pantun Budi Pekerti
    Adalah pantun yang berisi tentang kesopanan dan perilaku.
  6. Pantun Jenaka
    Adalah pantun yang berisi tentang hal-hal yang lucu dan jenaka.
  7. Pantun Pahlawan
    Adalah pantun yang berisi tentang pengorbanan dan perjuangan bak seorang pahlawan.
  8. Pantun Cinta
    Adalah pantun yang berisi tentang hal-hal yang berkaitan dengan percintaan.
  9. Pantun Teka-teki
    Adalah pantun yang berisi tentang teka-teki atau tebak-tebakan.
  10. Pantun Perpisahahan
    Adalah pantun yang berisi kata-kata perpisahan atau kata-kata penutup.

Ciri-ciri Pantun

Berikut ini adalah ciri-ciri pantun secara umum

  1. Pada umumnya pantun terdiri dari 4 baris/larik.
  2. Setiap baris terdiri dari 8-12 suku kata.
  3. kata di akhir baris bersajak a-b-a-b atau a-a-a-a.
  4. Beris pertama dan kedua merupakan sampira, yaitu pengantar menuju isi.
  5. Baris ketiga dan keempat merupakan isi.
  6. Sampiran dan isi merupakan hal yang terpisah.
  7. Pantun adalah karya yang bersifat anonim, artinya tidak dikerahui pengerangnya.

Contoh Pantun

#Contoh Pantun 1

Ke pasar membeli manggis

Mampir ke warung makan ketupat

Janganlah kau terus menangis

Jika hanya luka yang kau dapat

#Contoh Pantun 2

Pagi-pagi minum jamu

Tidak lupa meminum susu

Kapankah kita akan bertemu

Setelah sekian lama tidak bertemu

#Contoh Pantun 3

Ke atas gunung kita naik

Tanpa sedikit pun patah semangat

Jadilah engkau orang yang baik

Hingga sukses dan bermanfaat

#Contoh Pantun 4

Mambeli sepeda warnanya biru

Ternyata sepedanya terlalu besar

Alangkah mulia orang berilmu

Berjiwa yang teduh dan pikirannya luas

#Contoh Pantun 5

Keluar rumah di waktu malam

Berjalan pelan menuju kolam

JIka ilmu semakin dalam

Pastilah ia berjiwa tentram

#Contoh Pantun 6

Pergi ke pantai menggelar tikar

Karena kini hari sedang libur

Sekolah tidak hanya belajar pintar

Lebih baik belajar jujur

#Contoh Pantun 7

Seorang penembak membawa peluru

Dan menembalk ke segala penjuru

Sedikit pun tak pernah aku meragu

sejak kau disampingku setiap waktu

#Contoh Pantun 8

Menulis surat untuk sang pacar

Lupa menulis nama alamatnya

Menjalani hidup harus bersabar

Jika ingin dapat nikmatnya

#Contoh Pantun 9

Makan tahu lalapnya kemangi

Tahunya asin dan terasa ampang

Jika hidupmu tidak  ingin merugi

Perintah sholat jangan kau anggap gampang

#Contoh Pantun 10

Pergi ke sawah untuk mencangkul

Tidak lupa memupuk tanaman

Beban hidup harus terus di pikul

Tanpa lupa memperkuat iman

Nah, dari beberapa penjelasan di atas dapat denganmudah kita pahami mengenai pantun yang meliputi pengertian, ciri-ciri dan jenis-jenis pantun, jika ada yang belum lengkap atau belum jelas, dapat andai sampaikan keluhan atau uneg-uneg anda silakan utarakan di kolom komentar di bawah, Insya Allah akan mimin respon dengan cepat. Demikianlah 7 Ciri-ciri Pantun (Pengertian, Contoh, dan Jenis) dan Penjelasannya Lengkap. Sekian yang dapat mimin sampaikan melalui artikel ini semoga bermanfaat, dan terimakasih telah membaca.

BACA JUGA :

Advertisements

Leave a Reply

Your email address will not be published.