Aku Ini Binatang Jalang (Chairil Anwar)

AKU INI BINATANG JALANG

Aku Ini Binatang Jalang

Satu hal yang sampai saat ini belum tuntas untuk dibicarakan mengenai Chairil Anwar adalah adalah karya sajak-sajaknya yang selalu melekat di seluruh penikmat puisi di Indonesia. Berikut ini adalah salah satu karya terbaik Chairil Anwar adalah puisi yang berjudul “AKU” yang tak pernah lekang oleh zaman.

             

        AKU

KALAU SAMPAI WAKTUKU

‘KU MAU TAK SEORANG ‘KAN MERAYU

TIDAK JUGA KAU

TAK PERLU SEDU SEDAN ITU

AKU INI BINATANG JALANG

DARI KUMPULANYA TERBUANG

BIAR PELURU MENEMBUS KULITKU

AKU TETAP MERADANG MENERJANG

LUKA DAN BISA KUBAWA BERLARI

BERLARI

HINGGA HILANG PEDIH PERI

DAN AKU AKAN LEBIH TIDAK PERDULI

AKU MAU HIDUP SERIBU TAHUN LAGI

                                                 MARET 1943

Sekilas tentang Chairil Anwar

 Chairil Anwar lahir di Medan 22 Juli 1922. Chairil Anwar mulai banyak dikenal melaui puisinya yang berjudul “SEMANGAT”  kemudian berubah judulnya menjadi “AKU” , puisi ini dibuat pada bulan maret 1943 yang banyak menyita perhatian masyarakat Indonesia kala itu, khususnya dalam dunia sastra. CHairil Anwar menggunakan bahasa yang lugas dan berani, disisi lain ia juga memunculkan karya yang belum pernah ada sebelumnya, karena pada saat itu puisi terbebut mendapat banyak ancaman, ia mulai muncul di dunia kesenian sejak zaman jepang menjajah indonesia. Jika dilihat dari sajak-sajaknya ia adalah seorang yang individualis yang bebas dan berani menentang lembaga sensor jepang. Chairil Anwar sangat mencintai tanah airnya, terbukti dengan lahirnya karya-karyanya yang berjudul Diponegoro, Karawang-Bekasi, Persetujuan dengan Bung Karno. Sajak yang berjudul “AKU” ini sangat berkaitan dengan kondisi sosial masyarakat Indonesia pada zaman itu, berikut sedikit analisis sajak yang berjudul “AKU” :

  1. Kondisi masyarakat Indonesia saat itu sangat miskin dan menderita karena dikekang oleh kepenjajahan Jepang.
  2. Masyarakat ndonesia tidak ampu berubat banya dan semakin tertindas oleh Jepang.
  3. Sajak AKU ditulis pada saat kependudukan Jepang di Indonesia.
  4. Kerja paksa terjadi di hampir seluruh wilayah Indonesia.
  5. Akibat lahirnya sajak AKU Chairil Anwar sempat di penjara oleh pemerintahan jepang.
  6. Bangsa Indonesia menjadi budak di negerinya sendiri.
  7. Sajaknya terkesan menentang kependudukan jepang.

Demikianlah Sajak Chairil Anwar yang berjudul “AKU” yang juga sring disebut ” Aku Ini Binatang Jalang” beserta beberapa analisisnya semoga bermanfaat.

BACA JUGA :

Advertisements

Leave a Reply

Your email address will not be published.