Gerakan Antagonistik dan Macam-macamnya Lengkap !!

Gerakan Antagonistik dan Macam-macamnya Lengkap !!

Mengakujenius.com – Pada kesempatan kali ini kami akan memebahas mengenai gerakan antagtonistik, macam-macamnya. Dalam kegiatan sehari-hari, kita selalu melakukan gerakan-gerakan yang termasuk dalam gerakan antagonistik. Nah, pada artikel kali ini kami akan membahasnya secara ringan dan mudah di pahami. Lantas, apakah yang dimaksud dengan gerak antagonistik? Sebelum kita membahasnya lebih jauh, alangkah baiknya kita mengetahui beberapa penjelasan berikut ini.

Pengertian Gerak Antagonistik

Gerakan antagonistik adalah gerak berlawanan antara dua atau lebih otot yang mengendalikan gerak pada suatu bagian tubuh manusia. Sebagian besar otot tersusun dalam pasangan yang antagonis. Contoh gerakan antagonis ini adalah otot bisep dan trisep pada lengan. Otot dilekatkan pada tulang oleh tendon. Tendon yang melekat pada tulang dan tidak menimbulkan gerakan disebut origo. Sedangkan, tendon yang melekat pada tulang dan menimbulkan gerakan disebut insersio. Otot bisep memiliki origo pada skapula dan humerusnya, serta insersio pada tulang radius. Sedangkan, otot trisep memiliki dua origo pada humerus dan insersio pada ulna. Jika, otot bisep berkontraksi, maka
lengan bawah akan bergerak menekuk pada siku. Sedangkan, jika otot trisep berkontraksi, maka lengan bawah akan bergerak melurus.

Macam-Macam Gerakan Antagonistik

Berdasarkan arah geraknya, gerakan antagonis dapat dibedakan menjadi beberapa macam, yaitu:

  1. Fleksi >< Ekstensi

    Fleksi merupakan gerak otot fleksor sehingga bagian tubuh menekuk, dengan kata lain fleksi merupakan gerakan membengkok, Contohnya menekuknya lutut dan siku. Sedangkan, ekstensi merupakan gerakan otot ekstensor untuk meluruskan kembali bagian tubuh yang telah ditekuk, misalnya meluruskan kaki atau siku.

  2. Abduksi >< Aduksi

    Abduksi adalah gerakan anggota tubuh menjauhi sumbu tubuh, misalnya merentangkan tangan hingga sejajar dengan bahu. Sedangkan, aduksi ialah gerakan anggota tubuh mendekati sumbu tubuh, misalnya menegapkan tangan kembali setelah direntangkan.

  3. Pronasi >< Supinasi

    Pronasi adalah gerakan memutar telapak tangan dan jari untuk menelungkup. Sedangkan, supinasi adalah memutar telapak tangan dan jari untuk menengadah. Di bawah ini adalah keterangan dari gerak pronasi dan supinasi.

  4. Depresi >< Elevasi

    Depresi adalah gerakan menurunkan anggota tubuh. Sedangkan, gerakan elevasi adalah mengangkat anggota tubuh. Berikut ini adalah gambar keterangan gerak depresi dan elevasi.

Nah, dari beberapa penjelasan yang mimin jelaskan di atas, kita dapat memahami mengenai gerak antagonistik dan macam-macamnya. Demikianlah Gerakan Antagonistik dan Macam-macamnya Lengkap !!. Sekian yang dapat kami sampaikan pada artikel kali ini semoga dapat membantu anda dalam memberikan informasi yang anda butuhkan secara akurat dan bermanfaat. Jangan lupa share ya 😀

Advertisements

Leave a Reply

Your email address will not be published.