Pengertian Difusi dan Osmosis !!

Pengertian Difusi dan Osmosis !!

Mengakujenius.com – Pada artikel kali ini mimin akan membahas mengenai pengetian difusi, osmosis, beserta ciri-cirinya. Mungkin sebagian dari anda sudah pernah mempelajarinya ketikaduduk di bangku sekolah. Nah, kali ini kami akan membahasnya secara ringan dan udah dipahami. Namun sebelum kita membahasnya lebih jauh alangkah baiknya kita mengetahui beberapa penjelasan berikut ini.

Pengertian Difusi

Difusi adalah peristiwa perpindahan suatu zat di dalam pelarut dari konsentrasi tinggi ke bagian yang berkonsentrasi rendah. Peristiwa difusi tidak dapat terlepas dari gradien konsentrasi yang merupakanperbedaan konsentrasi yang ada pada larutan. Difusi akan terus terjadi hingga semua partikel tersebar luas secara meratadan mencapai keadaan kesetimbangandimana proses perpindahan molekul tetap terjadi meskipun tidak terdapat perbedaan konsentrasi.

Peristiwa difusi seringkali kita temukan dalam kegiatan sehari-hari. Contoh paling sederhana dari peristiwa difusi adalah pemberian gula pada cairan teh tawar. Proses tersebut memungkinkan teh tawar menjadi manis. Contoh lain adalah air panas dari dalam termos akan berdifusi dalam udara. Difusi yang paling sering terjadi adalah difusi molekuler. Yaitu difusi yang terjadi dari perpindahan sebuah lapisan molekul yang diam dari fluida.

Gambar : Contoh peristiwa difusi (kentang akan menyusut jika di rendam di air garam)

Nah, setelah memahami pengertian difusi, selanjutnya kita akan mempeljari lebih dalammengenai difusi, yaitu hal-hal yang dapat mempengaruhi kecepatan difusi.

  1. Ukuran Partikel, hal yang paling utama dalam mempengaruhi kecepatan difusi adalah ukuran partikel, semakin kecil ukuran partikel, mamaka semakin  cepat pula partikelitu akan bergerak, sehingga mengakibatkan kecepatan difusi akan semakin tinggi.
  2. Ketebalan membran, kemudian faktor yang mempengaruhi kecepatan difusi adalah ketebalan mmembran, semakin tebal membran maka semakin lambat , semakin tipis membran maka semakin cepat kecepatan difusi.
  3. Luas area, Semakin besar luas area, maka akan semakin cepat pula kecepatan difusi, semakin kecil luas area maka semakin lambat kecepatannya.
  4. Jarak, Semakin besar jarak antara kedua konsentrasi, semakin lambat puola difusinya, semakin kecil jatrak antara kedua konsentrasi, maka semakin cepat difusinya.
  5. Suhu, semakin tinggi suhu, maka partikel akan mendapatkan energi untuk bergerak dengan lebih cepat, dan kecepatan difusiakan semakin tinggi.

Dalam kaitanya dengan ilmu pegetahuan, ifusi tidak dapat terlepas dari ilmu biologi. Beberapa kajian yang terdapat dalam ilmu biologi merupakan memberikan penjelasan mengenai difusi. Seperti halnya tubuh yang sedang melakukan proses metabolisme, dalam mengambil zat-zat nutirsi yang penting bagi tubuh dan mengeluarkan zat-zat yang tidak diperlukan, maka sel melakukanberbagai jenis aktivitas dan salah satunya adalah proses difusi.

Pengertian Osmosis

Osmosis adalah perpindahan molekul air dari konsentrasi air tinggi ke konsentrasi rendah. Perpindahan molekul tersebut melalui selaput semi permiabel selektif dari bagian zat yang lebih encer ke bagian zat yang lebih pekat. Membran semipermiable harus dapat ditembus oleh pelarut namun tidak dapat ditembus oleh zat terlarut yang mengakibatkan gradien tekanan sepanjang membran.

Meskipun osmosis merupakan suatu fenomena alami, teta[i proses osmosis dapat terhambat secara buatan yaitu dengan cara meningkatkan tekanan pada bagian dengan konsentrasi rendah menjadi bagian yang berkonsentrasi tinggi.

Tekanan osmotik merupakan sifat koligatif, yang berarti bahwa sifat ini bergantung pada konsentrasi zat terlarut, dan bukan pada sifat zat terlarut itu sendiri. Osmosis merupakan salah satu topik yang sangat penting dalam ilmu biologi karena fenomena ini dapat menjelaskan mengapa air dapat ditransportasikan ke dalam dan ke luar sel. Hal ini dapat kita pelajari dalam proses metabolisme.


Gambar : Contoh peristiwa osmosis (wortl yang direndam di air garam akan sedikit mengembang dan lebih empuk dari sebelumnya_

Nah, setelah kita mengetahui mengenai pengertian osmosis, berikut ini adalah beberapa hal yang mempengaruhi osmosis

  1. Ukura molekul, ukuran molekul yang meresap sangat mempengaruhi proses osmosis, molekul yang lebih kecil daripada garis pusat lubang membran akan meresap dengan lebih mudah.
  2. Kelarutan lipid, molekul yang mempu yai kelarutan yang tinggi meresap lebih cepat daripada molekul kelarutan yang sangat rendah seperti lipid.
  3. Luas permukaan, luas permukaan membran dapat mempengaruhi kadar resapan menjadi lebih cepat jika luas permukaan membran yang disediakan untuk resapan adalah lebih besar.
  4. Ketebalan membran, kadar sesapan sesuatu molekul akan lebih cepat jika melalui suatu membran yang tipis, begitupun sebaliknya, jika molekul melewati membran yang tebal maka kadar resapan akan semakin melambat.
  5. Suhu, sama dengan proses difusi, osmosis juga dipengaruhi oleh suhu, hal ini dikarenakan pergerakan molekul sangat dipengaruhi oleh suhu, kadar resapan akan menjadi lebih cepat jika suhunya tinggi. Begitupun sebaliknya kadar resapan akan melambat jika suhunya rendah.

Nah, dari beberapa penjelasan yang mimin sampaikan di atas kita dapat mengetahui mengenai difusi dan osmosis. Demikianlah Pengertian Difusi dan Osmosis !!, semoga dapat membantu anda dalam memberikan informasi yang bermanfaat Jangan lupa share ya guys, dan jika ada kekurangan maupun kesalahan bisa di tulis di kolom komentar di bawah ini. Terimakasih telah berkunjung 😀

Advertisements

Leave a Reply

Your email address will not be published.