9 Penyakit dan Gangguan Ginjal Pada Manusia !!

9 Penyakit dan Gangguan Ginjal Pada Manusia !!

Mengakujenius.com – Pada kesempatan kaliini mimin akan membahas mengenai penyakit atau gangguan pada sistem ekskresi manusia. Sistem ekskresi merupakan sistem pengeluaran dalam tubuh manusia. Nah, pada artikel kali ini kami akan membahasnya secara ringan dan udah dipahami. Gangguan yang terjadi pada sistem keskresi akan mengganggu kesehatan dan dalam jangka panjang berpotensi merusak organ-organ ekskresi manusia. Namun sebelum kita membahasnyalebih jauh alangkah baiknya kita mengetahui beberapa penjelasan berikut ini.

Pengertian Sistem Ekskresi

Sistem ekskresi merupakan sistem yang terdiri dari beberapa organ yang berfungsi untuk mengeluaran sisa-sisa metabolisme tubuh yang sudah tidak diperlukan lagi. Fungsi sistem ekskresi adalah untuk menjaga keseimbangan tubuh. Alat-alat ekskresi manusia meluputi paru-paru, hati, kulit, ginjal. Yang dimaksud penyakit arau gangguan pada sistem ekskresi adalah ketika organ-organ ekskresi tidak mampu bekerja secara optimal sehingga terjadi ketidakseimbangan sistem yang mengakibatkan gangguan atau penyakit pada sistem ekskresi. Berikut ini adalah penyakit atau gangguan pada sistem keskresi manusia.

Penyakit dan Gangguan Ginjal

  1. Nefritis 

    Nefritis adalah keadaan dimana nefron mengalami peradangan yang disebabkan oleh bakteri streptococcus. Penyakit nefritis dapat menyebabkanprotein tidak dapat disaring sehingga urin yang dikeluarkan akan mengandung protein. Penderita nefritis pada umumnya sering demam dan keluar darah saat kencing, selain itu urin yang keluar keruh dan terkadang terdapat seperti nanah. Penderita mengalami nyeri perut dan menjalar sampai ke bagian ginjal. Dalam jangka panjang, penderita akan mengalami gangguan fungsi hati dan tekanan darah tinggi. Apabila tidak segera diobati, ginjal akan berhenti bekerja. Penyakit yang terdapat pada organ ginjal merupakan penyakit yang serius, oleh karena itu, jagalah kesehatan ginjal anda. Jika terjadi/mengalami gejala-gejala seperti di atas, segera periksakan dan konsultasikan penyakit anda ke dokter yang ahli pada bidangnya.

  2. Diabetes Insipidus

    Diabetes insipidus adalah penyakit yang ditandai dengan urin yang dikeluarkan banyak, karena kekurangan
    ADH. Hal ini menyebabkan dehidrasi, rasa haus terus menerus, dan tekanan darah rendah. Penyakit diabetes insiidus dapat terjadi karena kerusakan padda hipotalamus. Kerusakan hipotalamus dapat terjadi karena terjadinya infeksi, operasi, cedera otak, atau tumor otak. Diabetes insipidus merupakan salah satu penyakit yang cukup langka, penderita sering merasa haus yang berlebih dan mengeluarkan urin yang cukup banyak ketika kencing.

  3. Diabetes Melitus

    Penderita penyakit diabetes melitus akan mengeluarkan urin yang mengandung glukosa. Hal ini disebabkan karena kekurangan hormon insulin yang mempunyai fungsi mengatur kadar gula darah. Penderita akan selalu merasa haus. Penyakit diabetes melitus dapat terjadi akibat konsumsi makanan yang tidak terkendali dan terlalu banyak memakan makanan atau minuman yang mengandung rasa manis, terlebih manis buatan sehingg megakibatkan kadar gula darah dalam tubuh meningkat secara tidak terkendali dan memicu terserangnya penyakit diabetes melitus. Selain itu, penyebab diabetes melitus adalah faktor keturunan atau genetik, faktor usia obesitas, dan gaya hidup yang tidak sehat. Tidak hanya itu, kurang berkativitas fisik juga dapat mengakibatkan penyakit diabetes melitus.

  4. Albuminaria

    Albuminuria berasal dari kata albumin yang berarti “protein dalam darah”. Albuminaria merupakan suatu keadaan dimana urin yang dikeluarkan mengandung protein dan albumin. Hal ini disebabkan karena sel-sel pada ginjal mengalami infeksi. Penyebab albuminaria adalah kurangnya cairan dalam tubuh yang awalnya menyebabkan dehidrasi kemudian muncul penumpukan zat protein dalam tubuh sehingga menyebabkan orga ginjal bekerja lebih berat. Selain itu albuminaria jufa disebabkan oleh asupan nutrisi, vitamin C, kalsiaum, dan protein yang terlalu berlebih. Akibatnya glomerulus terlal menampung beban yang berlebih sehingga menyebabkan kerusakan pada bagian ginjal. Penyebab lainnya yaitu Karena mengkonsumsi obat obatan tertentu dan Trauma luka yang menyebabkan infeksi sehingga memicu pelonjakan debit protein didalam tubuh.

  5. Poliuria

    Poliuria merupakan kondisi dimana urin yang diproduksi berlebihan. Hal ini terjadi karena adanya gangguan proses reabsorpsi di tubulus proksinal. Penyakit poliuria pada anak-anak dan dewasa disebabkan oleh penyakit diabetes meolitus yang tidak terkotrol dan mendapatkan perawatan yang memadai. Poliuria ditandai dengan jumlah urin yang terlalu berlebihan. Jumlah urin yang dikeluarkan oleh tubuh melebihi batas normal. Air kencing yang keluar lebih dari 3 liter per hari.

  6. Oligouria

    Oligouria adalah suatu keadaan dimana produksi urin menurun atau urin tidak diproduksi (anuria). Hal ini terjadi karena adanya kerusakan pada ginjal. Penyakit oligouria merupakan penurunan ekskresi urin. Untuk mendeteksi penyakit ini, dapat di ketahui dadri frekuensi jumlah uri yang kurang dari 0,5 L (setengah liter) per hari. Penyakit ini disebabkan oleh kerusakan ginjal.

  7. Hematuria

    Hematuria adalah suatu keadaan dimana urin yang diproduksi mengandung sel-sel darah merah. Hematuria merupakan penyakit yang ditandai dengan adanya darah yang terdapat di dalam urin. Sehingga darah akan berwarna merah ataupun kecoklatan. Penyakit ini di tandai dengan gejala keinginan untuk terus buang air kecil dan kencing berwarna kemerahan atau kecoklatan, sakit dan sensasi terbakar luar biasa saat buang air kecil, urin beraroma kuat.

  8. Batu Ginjal

    Kelainan yang disebabkan adanya endapan garam kalsium di dalam pelvis renalis, tubulus, atau vesika urinaria sehingga urin susah keluar dan timbul rasa nyeri. Hal ini disebabkan karena kurangnya konsumsi air. Kondisi tersebut karena adanya material keras yang terventuk dari endapan yang terdapat di ginjal. Material tersebut terbentuk karena tumpukan sisa-sisa zat limbah di dalam darah yang disaring oleh ginjal yang kemudian mengendap dan mengkristal seiring waktu. Berdasarkan jenisnya, batu ginjal dibedakan menjdai empat, yaitu, batu kalsium, batu asam urat, batu struvit, batu sistin. Gejala akibat batu ginjal biasanya tidak akan dirasakan penderitanya jika batu ginjal berukuran sangat kecil sehingga bisa keluar dari tubuh secara alami melalui ureter dengan mudah. Ureter adalah saluran yang menyambungkan ginjal dengan kandung kemih. Gejala akibat batu ginjal baru bisa terasa jika batu berukuran lebih besar dari diameter saluran ureter. Batu yang besar akan bergesekan dengan lapisan dinding ureter sehingga menyebabkan iritasi dan bahkan luka. Oleh sebab itu, urine kadang bisa mengandung darah. Selain mengiritasi ureter, batu ginjal juga bisa tersangkut di dalam ureter atau uretra (saluran akhir pembuangan urine) sehingga terjadi akumulasi bakteri dan bisa menyebabkan pembengkakan akibat infeksi. Gejala batu ginjal yang bisa muncul apabila batu bergesekan dengan ureter di antaranya adalah nyeri pada pinggang, perut bagian bawah atau samping, dan selangkangan yang dapat disertai mual.

  9. Uremia 

    Uremia adalah keadaan diaman urin terbawa ke aliran darah. Hal ini dapat terjadi karena terdapat kebocoran pada saluran nefron. Uremia merupakan kadaan toksik yang disebabkan oleh penyakit gagal ginjal. Hal ini terjadi bila fungsi ginjal tidak dapat membuang urea keluar dari tubuh sehingga urea menumpuk dalam darah. Uremia dapat menyebabkan gangguan pada keping darah serta efek lainnya. Penderita diduga terkena uremia apabila komponen pada urine sekunder dapat masuk/merembes ke plasma darah akibat dari kerusakan ginjal.

Nah, dari beberapa penjelasan di atas kita dapat mengetahui mengenai penyakit dan gangguan yang terjadi pada ginjal manusia. Demikianlah 9 Penyakit dan Gangguan Ginjal Pada Manusia !!. Sekain lah yang dapat kami sampaikan pada artikelkali ini semoga dapat membantu anda dalam memberikan informasi yang bermanfat. Jangan lupa share ya 😀

Advertisements

Leave a Reply

Your email address will not be published.